Didit hadir dengan mengenakan baju bernuansa kalem dipadukan sebuah songkok berwarna hitam.
Sisi lain, Puan mengenakan kostum bernuansa tosca dan tersenyum manis sembari meletakkan tangan di bahu Didit Prabowo.
Tepat di samping Puan, ada putri tercinta, Pinka Haprani yang tampil dengan nuansa kuning.
Sementara yang terakhir, yang tak kalah bahagia, ada mantan presiden RI, Megawati Soekarnoputri dengan baju khas berwarna merah.
Kebersamaan anak Prabowo bersama tiga keluarga dekat Seokarno ini langsung memunculkan rumor yang baru.
Atau dengan kata lain, menguatkan kabar serta harapan publik agar keluarga Soekarno bersatu dengan keluarga Soeharto.
Tidak sedikit yang kembali menjodohkan Didit Prabowo dengan cicit Soekarno, Pinka Haprani.
"Mantap, cocok jadi mantu," ujar seorang warganet.
"Mas Didit keliatan dekat banget dengan keluarga Mbak Puan," sambung yang lain.
Baca Juga: Didit Prabowo Ajak Swafoto SBY Saat Lebaran, AHY Bilang Begini
"Sehat selalu Ibu Mega dan Didit mantap silaturahminya," puji warganet sembari memberikan doa.
Sisi lain, ada yang dibuat salah fokus dengan penampilan berbeda seorang Didit Prabowo.
"Calon mantu cakep pakai baju teluk belanga," ujar seorang warganet.
Ditelusuri Suara.com, baju teluk belanga sendiri dikenal sebagai istilah untuk baju kurung (khas Melayu) diperuntukkan laki-laki.
Baju ini didesain dengan lengan berukuran panjang, bahkan menutupi bagian pergelangan tangan.
Keputusan Didit Prabowo untuk mengenakan baju tersebut tentu saja terlihat segar.
Pasalnya, sebelum sang Ayah memangku jabatan sebagai presiden Republik Indonesia, Didit Prabowo agak jauh dari sorotan publik.
Didit juga lebih sering dikenal dengan nama Didit Hediprasetyo, sebuah nama yang melekat ketika dirinya menjadi desainer.
Berbeda dari kedua orang tua, cucu Soeharto ini lebih nyaman terjun ke dunia fesyen.
Koleksi-koleksi yang dirancang oleh Didit tidak diragukan lagi dan sudah diakui hingga disebut di majalah fesyen kenamaan dunia.
Terbaru, sahabat dari Deddy Corbuzier ini merilis koleksi Spring Summer 2025 Couture pada Januari 2025 lalu.
Didit berkolaborasi dengan seniman Arkiv Vilmansa berbasis di Bandung untuk koleksinya tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Komentari Didit Selfie Bareng Megawati saat Lebaran: Senyumnya Natural Sekali
-
Soal Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo, Dasco Bilang Secepatnya: Tadi Udah Ngomong Sama Mba Puan
-
Didit Kunjungi Megawati Hingga Jokowi, Dasco: Cuma Silaturahmi Idul Fitri, Bawa Pesan Pak Prabowo
-
Puan Ungkap Sempat Ada Rencana Megawati Video Call dengan Prabowo saat Lebaran, Tapi Batal karena...
-
Ini Kata AHY Soal Peluang Pertemuan Prabowo, SBY dan Megawati Usai Lebaran
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung