Suara.com - Citra Scholastika dikenal dengan sosok yang riang bahkan centil di beberapa lagunya. Tapi kini, pelantun Everybody Knew tersebut tampil 180 derajat pada single terbaru, Tilik Jogja.
Citra Scholastika melantunkan lagu Tilik Jogja dengan kalem, atau buat anak-anak sekarang bisa disebut chill. Musiknya terdengar santai, layaknya musik pengiring seseorang yang sedang ingin pulang kampung.
Pemaknaan tersebut kata Citra Scholastika memang tidak salah. Sebab saat ia menulis pun, perasaan terhadap pulang ke kampung halaman, Jogjakarta menjadi latar cerita.
"Aku merasa ingin sekali menulis tentang Jogja, dan pada saat menulis lagu ini, aku membayangkan sedang berada di kereta," kata Citra Scholastika memulai cerita saat datang ke kantor Suara.com, Selasa (22/4/2025).
Kereta bukan hanya sekadar penggambaran imajinasi Citra Scholastika. Namun sebelum berkiprah menjadi artis Ibu Kota, perjalanan pelantun Pasti Bisa tersebut dari Jogjakarta ke Jakarta dengan menggunakan kereta.
"Dulu kan awal-awal ke Jakarta memang naik kereta. Jadi, (imajinasi) itu juga yang membuat lagu tersebut hidup dan natural banget kedengerannya," terang Citra Scholastika.
Kembali kepada musiknya, Citra Scholastika mau memperkenalkan musiknya yang kini jauh dari kata centil. Walaupun sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari, penyanyi jebolan Indonesian Idol tersebut juga bukan sosok yang centil seperti pandangan orang-orang terhadap dirinya.
"Triggernya dari kegelisahan, apakah Citra yang sebenarnya adalah sosok uang centil? Aku mulai menulis, merekam sampai akhirnya dikasih ke teman-teman band, mereka bilang, 'ini Citra banget'," tuturnya.
Maka dari situ, timbul rasa percaya diri Citra Scholastika untuk melanjutkan projek lagu tersebut. Baginya ini menjadi pertaruhan, apakah orang-orang akan menyukai dirinya dengan musik seperti ini atau tidak.
Baca Juga: Ultah ke-30, Tipe-X Gelar Tur Orkestra dan Rilis Album ke-8
Sebab seperti yang sudah dikatakan, selama ini orang-orang mengenal Citra Scholastika dengan musik yang riang.
"Saking belasan tahun ini aku selalu nyanyi yang by project, ada kepentingan di dalamnya. Well, sebenarnya aku enjoy, tapi aku merasa, aku benar-benar nggak tau suara aku tuh seperti apa," kata Citra Scolastika.
Maka saat mendapat dukungan dari bandnya, Citra Scholastika memberanikan diri tampil beda. Ia juga mau punya kebebasan untuk karya.
"Aku pengin kayak orang-orang yang merdeka, mereka nggak peduli dengan penolakan, 'kalau lagunya nggak enak, gimana?'. Jadi ya sudah (akhirnya merilis lagu Tilik Jogja)," ucap penyanyi 30 tahun tersebut.
Citra Scholastika berharap lagu ini bisa menjadi jembatan untuk dirinya mengungkapkan siapa dirinya kepada penggemar.
"Sebenarnya aku punya dua target, pertama untuk pendengar lama aku dan mereka yang baru menikmati karya aku," ucap Citra Scholastika.
"Aku nggak pengin bilang, jangan nggak suka aku yang versi lama, nggak. Aku juga suka. Cuma lebih mau memberikan, menyatakan bahwa kalau kalian mau mendengar versi aku, dengan Citra yang tanpa pretending, ya, inilah aku," papar Citra Scholastika.
Sementara kepada pendengarnya yang baru, Citra Scholastika berharap perkenalan ini juga menjadi gerbang mereka menyukai musiknya yang seperti ini.
"Nggak seberat, kalian harus tau ini sebenarnya aku, nggak. Ini hanya untuk memperkenalkan, 'halo aku Citra dari Jogjakarta'. Itu saja," ucapnya mengakhiri.
Berita Terkait
-
&TEAM 'Go in Blind' Keberanian untuk Terus Maju Hadapi Masa Depan Tak Tentu
-
Geger Nominasi Kartini Musik dan Film 2025: Bernadya Bersaing dengan Elvy Sukaesih!
-
Review Film A Complete Unknown: Ketika Musik Berubah, Dunia pun Ikut Bergetar
-
Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia Siap Digelar, Bernadya hingga Elvy Sukaesih Masuk Nominasi
-
Ketika Dunia Penuh Luka, SEVENTEEN Serukan Harapan lewat Lagu 'SOS'
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim