Suara.com - Alasan di balik kehadiran Syahrini di Cannes akhirnya terungkap.
Melalui Instagram, Syahrini membagikan kabar baik tentang penghargaan yang baru saja diterima.
Namun penghargaan tersebut tidak menjadi bagian perhelatan Festival Film Cannes 2025.
Penghargaan tersebut adalah penghargaan bergengsi yang didukung tak lain oleh UNESCO.
Badan penting dari Unites Nations alias PBB ini diketahui memang berbasis di Prancis.
"Aku datang ke Cannes untuk menerima penghargaan dari UNESCO melalui platform bernama 'Listen ro Her Parole'," tulis Syahrini, sebagaimana dilansir oleh Suara.com pada Sabtu (17/5/2025).
Lantas, apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan Listen to Her Parole?
Melalui penelusuran yang dilakukan Suara.com, Listen to Her Parole merupakan sebuah platform yang menjadi bagian dari Discrete Magazine.
Nama dari platform ini merupakan kolaborasi dari bahasa Inggris dan Prancis. 'Parole' sendiri dalam bahasa Prancis bisa diartikan sebagai ucapan atau suara.
Baca Juga: OOTD Syahrini vs Cinta Laura di Red Carpet Festival Cannes 2025, Ada yang Langgar Aturan?
Listen to Her Parole, seperti namanya, merupakan sebuah platform yang didedikasina untuk para perempuan yang menginspirasi, terutama melalui kariernya.
Para perempuan yang dibahas, dipromosikan, hingga diapresiasi tidak dibatasi dengan latar belakang pekerjaan, keahlian, maupun perspektif yang sama.
Platform ini diberikan kepada mereka dari latar belakang yang beragam, mulai dari fashion, teknologi, seni, bisnis, politik, dan masih banyak lagi.
Syahrini hanya lah satu dari deretan perempuan yang juga mendapatkan penghargaan melalui platform yang bernama Listen to Her Parole ini.
Penghargaan yang Diterima oleh Syahrini
Apa nama lengkap dari penghargaan yang diterima oleh Syahrini?
Apa alasan di balik pemberian penghargaan bergengsi yang didukung oleh UNESCO kepada Syahrini ini?
Terima kasih kepada Syahrini karena nama lengkap dari penghargaan yang diterimanya pun terkuak di tengah kritikan-kritikan yang diberikan.
Melalui unggahannya di Instagram, penghargaan tersebut diberi nama dengan Cannes Award untuk kategori Leaders and Influencers.
Alasan di balik pemberian penghargaan tersebut karena Syahrini dianggap mampu memberikan dampak yang nyata melalui profesinya di dunia hiburan.
"Cannes Award. Leaders and Influencers diberikan kepada Nyonya Syahrini atas pencapaian luar biasa di dunia hiburan, pengaruh, dan dampak yang nyata di bidang budaya," bunyi keterangan yang disertakan dalam penghargaan tersebut.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Syahrini pada 14 Mei 2025 lalu, di hadapan pra tamu termasuk Dewi Soekarno.
Melalui keterangan bersama pidatonya, Syahrini mendedikasikan penghargaan yang diterimanya tersebut untuk para perempuan di dunia.
"Aku mendedikasikan ini untuk semua perempuan yang ada di dunia. Dengan rendah hati dan penuh syukur, aku berdiri di hadapan kalian," tulis Syahrini di Instagram.
"Bagiku, ini tidak hanya kehormatan yang personal, namun perayaan atas perjuangan, perubahan, serta kekuatan dari hubungan yang dijalin oleh manusia," tutur Syahrini.
Masih dalam kesempatan yang sama, Syahrini bernostalgia dengan bercerita mengenai kehidupannya di masa lalu sebagai seorang penyanyi.
"Nama saya Syahrini dan saya seorang penyanyi dari Indonesia. Sejak saya masih kecil, saya dipandu oleh cinta dari mendiang ayah yang selalu memanggil saya dengan 'Princess'. Saat ini, nama tersebut menjadi bagian dari nama panggung saya, yang selalu mengingatkan saya bahwa dia selalu percaya dengan saya," imbuh Syahrini.
Sebagai seorang musisi meski kini tengah vakum, Syahrini mengartikan musik sebagai caranya berhubungan dengan orang lain dalam budaya yang berbeda.
"Musik menjadi caraku mengenal dunia, tanpa batasan geografis dan kultural," ucapnya.
Berita Terkait
-
Sempat Diragukan saat Hadir di Festival Film Cannes, Ini 4 Film yang Dibintangi Syahrini
-
Syahrini Bikin Heboh, Ini Cara Hadiri Festival Film Cannes meski Tak Main Film
-
Dian Sastro hingga Syahrini, 7 Artis Indonesia Pernah Tampil di Karpet Merah Festival Film Cannes
-
Outfit Terbaru Syahrini Dibilang Seperti Karnaval, Reino Barack Tetap Meratukan
-
Beda Agenda Syahrini dan Cinta Laura Hadir di Cannes Film Festival 2025, Ada yang Dapat Penghargaan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DMS+ Rayakan Ulang Tahun Lewat "Ruang Tamu", Siap Luncurkan Film Hingga Konten Horor di TikTok
-
Deretan Film Horor yang Akan Diparodikan di Scary Movie 6, Ada Nominasi Oscar
-
Puasa Belum Genap Seminggu, King Nassar Sudah Siapkan THR hingga Baju Lebaran
-
Lagi Asyik Jalan-Jalan di Grand Indonesia, Lisa BLACKPINK Nyaris 'Nyusruk'
-
Sempat Berniat Laporkan Mawa ke Komnas Anak, Insanul Fahmi Kini Diizinkan Temui Buah Hati
-
Siap-siap! Variety Show Legendaris The Traitors Bakal Hadir di Indonesia
-
Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah
-
Jaga Citra Polisi, Kasus Kematian Kurt Cobain Tak Akan Dibuka Lagi
-
Sinopsis Getih Ireng, Baru Menyusul Puncaki Daftar Terpopuler Netflix Hari Ini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu