Suara.com - Dokter Richard Lee menjalani pemeriksaan atas laporan Dokter Detektif di Polda Metro Jaya atas dugaan menjual produk yang sudah dicabut izinnya, Selasa (27/5/2025).
Usai diperiksa sekitar lima jam, dr Richard Lee mengutarakan kekecewaan terhadap Doktif atas apa yang ia laporkan.
Pertama, dr Richard Lee menuding Doktif menyerahkan barang bukti palsu yang bukan didapat dari klinik kecantikannya.
"Pas tadi aku BAP, yang aku lihat yang ngelaporin aku juga, mohon maaf ya, belinya enggak di platform resmi, terindikasi juga kalau itu barang palsu. Makanya pas aku udah dateng ke sini, aduh. Ya minimal, belinya di tempat aku lah," kata dr Richard Lee.
Kedua, Doktif selaku pelapor juga tidak menggunakan produk yang diklaim milik dr Richard Lee dan tidak memiliki izin edar itu.
"Atau enggak, minimal dikonsumsi deh. Ini dipakai juga enggak, tapi dilaporkan. Namanya perlindungan konsumen kan barangnya harus digunakan dulu," ujar Dokter Richard Lee.
Ketiga, Dokter Richard Lee mengklaim tidak pernah menerima keluhan soal produk kecantikan miliknya, seperti yang Doktif sebutkan dalam laporan.
"Ini di sini enggak ada korban loh satu pun. Yang lapor ke aku jadi korban pun juga nggak ada," imbuh suami dr Reni Effendi ini.
Dokter Richard Lee yang merasa waktunya terbuang karena menghadiri pemeriksaan hari ini, kemudian mengimbau Doktif untuk fokus saja mengedukasi masyarakat atas ancaman produk kecantikan berbahaya.
Baca Juga: dr Richard Lee Geram, Diperiksa Polisi Atas Laporan Aneh Doktif: Ini Dibuat-buat!
Tidak perlu mencari kesalahan orang lain, seperti yang diyakini dr Richard Lee sedang terjadi dalam laporan terhadap dirinya.
"Kalau mau edukasi, ya edukasi saja yang benar. Kalau sudah masuk ranah pribadi, mungkin niatnya mau menghancurkan orang. Mungkin juga terindikasi persaingan bisnis, jadi iri hati," ucap Richard Lee.
Dokter Richard Lee dulunya juga seorang konten kreator yang memberikan edukasi ke publik atas ancaman produk kecantikan berbahaya.
"Jujur ya, saya review skincare abal-abal. Itu bener abal-abal, polosan, mengandung merkuri. Jadi, itu jelas-jelas jahat dan tanpa terbantahkan bahwa di dalamnya ada kanker," kata dr Richard Lee.
Hanya saja, Dokter Richard Lee merasa tidak pernah menyerang anggota keluarga pengusaha yang ia yakini menjual produk kecantikan berbahaya.
Berita Terkait
-
dr Richard Lee Geram, Diperiksa Polisi Atas Laporan Aneh Doktif: Ini Dibuat-buat!
-
Dokter Richard Lee Diberitakan Meninggal Dunia, Reaksinya di Luar Dugaan
-
Ketahuan Jual Berlian Palsu, Shella Saukia Merasa Dikhianati Rekan Bisnis
-
Selain Celine Evangelista, dr Richard Lee Sudah Siapkan Hewan Kurban untuk Iduladha Tahun Ini
-
Deretan Kasus Penipuan Aldy Maldini, Modus Dinner Bareng Hingga Tilep Duit Richard Lee
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim