Selain Aisyahrani, ada beberapa pihak lain yang juga memberikan pembelaan ke Syahrini. Ketua United Society Council, Jessica Chaijaya menerangkan, penghargaan tersebut dibuat atas kerjasama USC dengan UNESCO. Maka tidak salah jika Syahrini juga mengucapkan terima kasih ke UNESCO dalam pidatonya.
"Saya menekankan bahwa kami benar-benar bekerjasama dengan UNESCO. Dia (Syahrini) berdiri di sini sebagai kebanggaan Indonesia," kata Jessica Chaijaya.
Mantan Director UNESCO Community Association, Raida Syukur juga angkat bicara. Ia mengatakan masyarakat harusnya bangga saat ada perwakilan Indonesia yang mendapat penghargaan di luar negeri.
"Kita perlu qoute on qoute bangga kepada Syahrini mewakili Indonesia, jalan di red carpet, menggunakan baju nusantara dan mengenakan hijab," kata Raida Syukur.
Raida Syukur menambahkan, Syahirini juga tidak sepenuhnya salah mengucapkan terima kasih kepada UNESCO karena memiliki kesamaan tujuan. "Nggak salah juga dia berterima kasih kepada UNESCO karena kesamaan visi," ucapnya.
Dalam pidatonya, Syahrini berterima kasih kepada sejumlah pihak, salah satunya UNESCO atas penghargaan tersebut.
Namun saat ditelusuri, organisasi yang bertugas mempromosikan pendidikan, ilmu pengetahuan, budaya tersebut mengatakan tidak pernah memberikan penghargaan kepada istri Reino Barack tersebut.
"UNESCO tidak terlibat dalam pemberian penghargaan pada acara di Cannes yang dimaksud. Meskipun acara tersebut mungkin melibatkan UNESCO Artist for Peace dalam kapasitas pribadi atau simbolis," tulis pernyataan resmi tersebut.
Dibela Christine Hakim
Baca Juga: Syahrini Diejek Haus Validasi saat Mengeluh Caviar di Pesawat Makin Kecil
Aktris senior Christine Hakim yang ikut meramaikan Festival Film Cannes 2025 pun buka suara menanggapi kegaduhan Syahrini ada di festival tersebut.
Dalam sebuah wawancara di kawasan Tendean, Jakarta, Rabu, 21 Mei 2025, Christine Hakim tegas menyatakan tidak ada sistem jual beli tiket dalam Festival Film Cannes.
"Nggak ada. Jadi, yang bilang, 'Oh, itu beli tiket', mana mungkin bisa beli tiket? Itu nggak ya," kata Christine Hakim.
Christine Hakim kemudian menjelaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan di Cannes bukan terpusat pada festival film saja.
Syahrini, kata Christine Hakim, adalah salah satu tamu dari agenda lain yang diselenggarakan di Cannes.
"Memang Syahrini tidak terkait dengan festival filmnya. Tapi, festival film ini begitu besar. Jadi, banyak sekali event lelang, charity, penghargaan-penghargaan. Ya, seperti Syahrini kemarin, dari United Society Council," terang Christine Hakim.
Christine Hakim sendiri termasuk salah satu pelaku panggung hiburan Tanah Air yang ikut bangga dengan pencapaian Syahrini, terlepas bukan dari agenda utama Festival Film Cannes 2025.
"Bayangkan, dari sekian publik figur yang ada, Syahrini yang terpilih memenangkan penghargaan," kata Christine Hakim.
Christine Hakim tak lupa memberikan sentilan keras untuk mereka yang sibuk memperdebatkan kredibilitas Syahrini di Festival Film Cannes 2025.
Bagaimana pun, tudingan menggelontorkan uang demi bisa tampil di karpet merah Festival Film Cannes 2025 terhadap Syahrini adalah bentuk fitnah keji.
"Harus taubat ya, yang menyebarkan berita itu," cibir Christine Hakim.
Berita Terkait
-
Joshua SEVENTEEN Siap Berpidato di Markas Besar UNESCO Paris pada 25 Juni
-
Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad
-
Destinasi Wisata Jatiluwih Sabet Asian Tourism & Hospitality Awards
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Suara Syahrini Dinilai Beda Tampil di Pernikahan Kerabat, Diminta Setop Nyanyi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!