Suara.com - Kemampuan akting seorang Tika Bravani diuji dalam pementasan monolog bertajuk "Aku yang Tak Kehilangan Suara".
Di perhelatan ini, Tika Bravani menyuarakan keteguhan hati seorang perempuan: Siti Walidah Dahlan, istri dari pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.
Monolog "Aku yang Tak Kehilangan Suara" akan berlangsung di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia hari ini, Sabtu (31/5/2025) pukul 15.00 dan 19.00 WIB.
Saat ditemui jelang pementaasan, Tika Bravani mengaku pementasan monolog ini menjadi tantangan tersendiri baginya.
Malah, Tika mengaku awalnya sangat menghindari bermain dalam pementasan monolog.
"Karena saya takut mati gaya. Lucunya baru sekarang saya mua," kata Tika Bravani usai latihan, Jumat (30/5/2025).
"Tapi ketika memerankan ini rasanya bermacam-macam, ada khawatir, percaya diri. Untuk mencapai kualitas harus ada proses. Jadi ketika dapat monolog, ya jalani aja," ujarnya menyambung.
Selain penjiwaan, menghafal dialog juga menjadi tantangan tersendiri bagi Tika Bravani.
Proses menghafal dialog sudah dilakukan istri aktor Dimas Aditya ini sejak Januari 2025.
Baca Juga: Review Sore - Istri dari Masa Depan: Romansa dan Pesan Sehat yang Sempurna
Tak menyangka, bintang film Athirah ini tak menyangka akhirnya bisa menghafal seluruh dialog.
"Setiap pagi saya treadmill sambil menghafal, ini untuk menjaga pernapasan juga," imbuh Tika Bravani.
Saat menerima tawaran pementasan monolog "Aku yang Tak Kehilangan Suara" ini, Tika Bravani tentu saja lebih dalam mengenal sosok Siti Walidah.
Beruntung, Tika Bravani sebelumnya telah membintangi film layar lebar berjudul Nyai Ahmad Dahlan, yang juga memerankan Siti Walidah.
Dari film tersebut, Tika sedikit banyak mengenal sosok istri KH Ahmad Dahlan tersebut.
"Ini sosok yang luar biasa, karena perempuan itu mementingkan perasaan ketimbang logika. Walidah ini kan ketika mendapat kabar ingin dimadu, dia bisa lapang dada, mengesampingkan perasaannya sebagai bentuk syiar, dia juga tetap fokus dengan pendidikan dan peduli kepada masyarakat sekitar," tuturnya.
Berita Terkait
-
Peci Anaknya Pernah Ditarik Hingga Direbut, Tika Bravani: Kalau di-Bully, Lawan!
-
Pernah Jadi Korban Bully, Tika Bravani Temukan Cara Bangkit
-
Deddy Mizwar Puji Profesionalitas Inara Azalea Ramadhania dalam Serial "Lorong Waktu"
-
Sejarah Berdirinya Muhammadiyah dan Perjuangan Panjang KH Ahmad Dahlan
-
Sentil Kebijakan Pemerintah, Tika Bravani Samakan Nasib Negeri Ini dengan Kisah Film Pertamanya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim