"Kata tanteku 'kamu terkena noda neraka jahanam, karena kamu tidak percaya Tuhan dan Yesus lagi'.
Makin banyak pertanyaan yang muncul, rasa penasaran Samanta Elsener kepada Islam juga makin banyak. Ia kemudian membeli buku doa anak-anak, gerakan solat yang walaupun tak dimengerti.
Selain Islam, Samanta Elsener juga belajar beberapa agama lain seperti Hindu, Buddha dan Protestan. "Cara berdoanya gimana, tata caranya seperti apa, nyaman atau tidak," katanya.
Dari banyaknya ilmu soal beragam agama, Samanta mendapat nasihat dari salah satu temannya.
Samanta Elsener masih mengingat ucapan tersebut, "Manta coba, ketika kamu sendiran, paling nyaman yang mana?"
"Nah Islam ini adalah (agama yang dipelajari) terakhir. Kalau kata Dian Sastro, spiritual travel. Jadi aku jalan-jalan dulu, dikasih buku cerita Nabi Muhammad, baca soal hijrah dan perjuangannya," imbuhnya memaparkan.
Sampai ketika, ia mencoba bernazar. Jika doanya terkabul, ia akan memutuskan menjadi mualaf.
Samanta Elsener kemudian berdoa, bukan untuk dirinya melainkan orang lain dan berhasil. "Yasudah, akhirnya aku memutuskan menjadi mualaf," pungkasnya.
Baca Juga: Darius Sinathrya Diduga Cibir Ahmad Dhani Soal Naturalisasi Timnas: Udah Rasis, Kurang Se-ons!
Berita Terkait
-
Donna Agnesia Ungkap Perjuangan Darius Sinathrya Rawat Ayah hingga Tutup Usia
-
Selamat Tinggal Selamanya Keluarga Pemain Indonesia di Akademi PSG Bawa Kabar Duka, Pudjono Wafat
-
Darius Sinathrya Bagikan Kabar Duka, Sang Ayah Meninggal Dunia
-
Darius Sinathrya Ikut Kritik Pelemparan Bus Persik Kediri di Kanjuruhan
-
Daftar Aktris yang Dinikahi Brondong, Terbaru Luna Maya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan