Suara.com - Ketegangan antara pencipta lagu dan penyanyi di Indonesia menjadi sorotan Rian D'Masiv setelah sejumlah kasus gugatan royalti mencuat ke permukaan.
Pemilik nama asli Rian Ekky Pradipta itu menyuarakan keprihatinannya lewat unggahan di media sosial.
Rian mengaku sedih melihat para musisi dan pencipta lagu saling menggugat.
"Gue kenapa sedih ya musisi penyanyi pencipta saling gugat gini," tulisnya seperti dikutip pada Sabtu, 7 Juni 2025.
Dia menyayangkan kondisi industri musik Tanah Air yang dinilainya belum sepenuhnya berpihak pada para seniman.
"Andaikan industri ini berpihak sama senimannya, pasti nggak akan sampai begini kondisinya," lanjutnya.
Pernyataan Rian mencerminkan keresahan banyak pelaku industri musik yang menyaksikan fenomena ini.
Perselisihan terkait royalti memang bukan hal baru, tapi belakangan kasus serupa muncul bertubi-tubi.
Hal ini memperlihatkan celah dalam sistem manajemen hak cipta dan distribusi royalti yang masih belum ideal.
Baca Juga: Kenang Ricky Siahaan, D'Masiv Persembahkan Merindukanmu dalam Tur Japan Pop Journey
Salah satu komentar netizen mengajak para penyanyi untuk memiliki tanggung jawab moral lebih besar saat membawakan lagu orang lain.
"Mungkin terdengar agak naif, tapi andai saja para penyanyi memiliki rasa tanggung jawab moral yang besar ketika membawakan karya orang lain, yaitu dengan memastikan langsung kepada pencipta lagu apakah haknya sudah disampaikan atau belum," tulisnya.
Netizen lain menyoroti lemahnya lembaga pengelola royalti seperti LMKN dan LMK.
Dia menyinggung perlunya sistem yang lebih modern dan transparan, seperti yang ditawarkan oleh gerakan DDL (Database Digital Lagu).
"Harusnya Visi dan Aksi ketemu lah. Berarti yang mempersulit ya yang menentang sistem baru," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Film Anime Omnibus Grotesqqque dari CloverWorks Ungkap 35 Kontributor Musik
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!