Entertainment / Gosip
Selasa, 15 Juli 2025 | 20:45 WIB
Donat Pinkan Mambo dikritik food vlogger. [TikTok)

Dari segi rasa, Nanakoot mengaku tidak terlalu menikmati keseluruhan pengalaman menyantap donat tersebut.

Meskipun begitu, dua memberikan kredit pada topping yang disebut cukup royal.

Salah satu varian rasa cokelat bahkan disebut memiliki rasa asin yang unik, meskipun tidak semua orang akan cocok dengan kombinasi tersebut.

Namun, ekspresi wajah dan nada bicara Nanakoot selama review menunjukkan ketidaktertarikan yang mencolok.

Dua bahkan mengaku enggan me-review jika rasanya memang tidak enak, menandakan kekecewaannya.

Viral dan Tuai Pro-Kontra, Pinkan Mambo Angkat Bicara

Tingginya atensi terhadap review ini membuat nama Pinkan Mambo kembali jadi perbincangan.

Menanggapi kritik tersebut, mantan istri Arya Khan ini menjelaskan bahwa donat miliknya belum secara resmi diluncurkan.

Pinkan mengakui bahwa kemasan masih seadanya karena saat ini bisnis tersebut sedang dalam tahap awal.

Baca Juga: Pinkan Mambo Ngaku Hanya Dijadikan Objek Konten Bagi Arya Khan

Pinkan menambahkan bahwa packing kadang terburu-buru karena harus berjualan sambil melakukan siaran langsung di TikTok.

Mantan rekan duet Maia Estianty tersebut bahkan menyebut proses ini sebagai tantangan tersendiri.

Pinkan Mambo mengaku bisa memproduksi 25 lusin donat per hari dengan omzet Rp10 juta. [Suara.com/Tiara Rosana]

Pasalnya, ibu lima anak ini harus membagi fokus antara membuat donat dan bernyanyi untuk mendapat gift atau saweran dari penonton.

Donat Rumahan yang Dibuat Langsung oleh Pinkan

Menariknya, anak Pinkan Mambo, Michelle Ashley, turut menanggapi review tersebut.

Dalam videonya, Michelle menyebut bahwa donat ibunya memang sangat rumahan, namun tetap memberikan ulasan positif.

Hal ini menunjukkan bahwa produk ini memang tidak berusaha menyerupai donat ala toko modern, melainkan mengusung karakteristik homemade.

Pinkan pun menjadikan momen siaran langsung untuk menunjukkan secara transparan proses pembuatan donat di rumah, sekaligus meyakinkan pembeli bahwa produk ini dibuat sendiri tanpa pabrik.

Terlepas dari kritik dan perdebatan soal harga dan kualitas, Pinkan mengklaim bahwa penjualan donatnya cukup sukses.

Dalam siaran live, dia menyebut bisa memproduksi hingga 25 lusin donat per hari dan meraup omzet sekitar Rp10 juta sehari.

Pendapatan tersebut, katanya, sangat berarti untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Load More