Suara.com - Naluri seorang ayah untuk melindungi anak perempuannya tampaknya tak lekang oleh waktu, bahkan ketika sang anak sudah beranjak dewasa dan mandiri.
Perasaan inilah yang menyelimuti sanubari Haji Faisal saat membahas putri bungsunya, Fujianti Utami atau Fuji, yang kini telah memiliki kehidupan sendiri.
Dalam sebuah sesi wawancara di kawasan Tendean, Jakarta, baru-baru ini, pengusaha tekstil itu mengungkapkan rasa cemasnya yang tak pernah padam, terutama menyangkut lingkungan pergaulan Fuji.
Meski Fuji tidak lagi tinggal serumah, Faisal mengaku tetap menjalankan peran protektifnya sebagai orang tua. Namun, caranya kini telah beradaptasi dengan keadaan.
"Ya sejauh ini selaku orang tua, dia juga sudah pisah, dia punya rumah sendiri di sana. Kami mem-protectnya tentu lewat video, apa namanya, setidaknya video call. Pagi-pagi dikontrol di rumah juga. Ditanyain, siapa saja di rumah, ke mana. Ya setiap hari seperti itu yang bisa kami lakukan," ungkap Haji Faisal.
Pria paruh baya itu menyadari tidak bisa lagi menerapkan aturan seketat dulu, seperti memberlakukan jam malam.
Ia kini lebih menaruh kepercayaan pada putrinya yang dinilai sudah bisa menjaga diri dan membedakan hal yang pantas dan tidak.
"Nggak bisa, nggak seperti dulu lagi. Tapi saya merasakan sekarang karena dia sudah mulai agak dewasa juga, dia sudah menjaga menurut saya sejauh ini," jelasnya.
Menurut Haji Faisal, Fuji kini sudah tahu batasan dan bisa mengukur sendiri tindakannya.
Baca Juga: Disentil Haji Faisal Setengah-Setengah Mau Ketemu Gala Sky, Mayang: Aku Sibuk
"Dia sudah tahu sekarang baiknya. Dia sudah bisa mengukur apakah ini pantas atau tidak pantas," tambah sang ayah.
Kendati demikian, di balik kepercayaan itu, tersimpan kekhawatiran yang mendalam.
Faisal secara terang-terangan mengaku protektif terhadap lingkaran pertemanan Fuji.
Bahkan, ia tak segan memberitahu Fuji jika dirinya tidak menyukai salah satu temannya.
"Sebenarnya untuk pertemanan, saya protektif. Saya sampaikan, ada beberapa yang tidak saya senang. Saya tidak tertarik dengan dia bergaul dengan seseorang itu, saya sampaikan," kata Faisal dengan tegas.
Ia mengaku sudah beberapa kali menyampaikan pesannya itu kepada Fuji, namun ia juga memahami posisi putrinya yang serba sulit.
Sebagai figur publik, menurutnya, Fuji tidak bisa begitu saja memilah atau menjauhi teman.
"Akhirnya terpaksa berteman juga dengan orang ini. Ya memang agak susah ya. Gimana, kalau kami yang menyampaikan? Gimana, kalau dia yang ngusir seseorang? Nggak mungkin," pungkas Haji Faisal, menggambarkan dilema yang menghantui isi pikirannya.
Berita Terkait
-
Siapa Teman Fuji yang Tak Disukai Haji Faisal? Nama Erika Carlina Terseret
-
Lebih dari Sekadar Konten, Mengupas Solidaritas Geng Fuji, Rachel Vennya, dan Erika Carlina
-
Bantah Hamili Erika Carlina, Jejak Digital DJ Panda Dikuliti Netizen sampai Direpost Fuji
-
Erika Carlina Hamil di Luar Nikah, Rachel Vennya dan Fuji Kasih Respons Tak Terduga
-
Mayang Dicap Playing Victim, Haji Faisal Bongkar Bukti Chat yang Tak Digubris
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123