Suara.com - Sukses menakuti penonton di bioskop pada Maret 2025 lalu, film horor psikologis Singsot: Siulan Kematian kembali membuktikan taringnya.
Film yang tayang di Netflix pada 17 Juli lalu, menduduki juara satu dari 10 film teratas Netflix Indonesia.
Menariknya, film Singsot mampu melampaui populularitas film Korea serta Hollywood.
Di mana pada urutan kedua hadir film Wall to Wall yang menghadirkan Kang Haneul, menyusul film 1 Kakak 7 Ponakan di urutan tiga.
Sementara itu film Korea Demon Hunters ada di posisi empat dan Brick berada di urutan lima dari 10 film teratas Netflix Indonesia hari ini, Rabu, 23 Juli 2025.
Sebagai gambaran, film Singsot: Siulan Kematian merupakan film pendek dengan judul serupa di 2016. Mengangkat mitos lokal Jawa, film ini disutradarai Wahyu Agung Prasetyo.
Singsot mengisahkan Ipung (Jovin Aska Haryanto), bocah 13 tahun yang tinggal di desa terpencil kawasan Yogyakarta. Sebagai bocah remaja, Ipung mempunyai kebiasaan menirukan suara burung dengan cara bersiul.
Tapi nahas, kebiasaan Ipung yang suka bersiul menjadi awal malapetaka. Ia sebenarnya sudah mendapat nasihat dari sang kakek, Mbah Lanang (Landung Simatupang).
Ipung dilarang bersiul waktu magrib karena itu bisa memanggil arwah penasaran. Nasihat tersebut kemudian dilanggar olehnya.
Baca Juga: Johnny Depp Dikabarkan Kembali Perankan Jack Sparrow di Film Pirates of the Caribbean 6
Sebagai dampak dari pembangkangan ini, Ipung mendapat teror mistis. Teror tersebut bukan hanya menimpa dirinya, tapi juga di seluruh desa.
Dari sini, penonton sebenarnya bisa mengambil pelajaran bahwa hal-hal yang dianggap sepele ternyata bisa berdampak fatal.
Sutradara Wahyu Agung Prasetyo menjelaskan bahwa film ini lebih dari sekadar tontonan seram.
"Film ini berbicara tentang kepercayaan yang hidup di masyarakat kita. Banyak orang mungkin menganggapnya sekadar mitos, tetapi di balik itu ada nilai-nilai yang bisa kita pelajari," ujar Wahyu Agung Prasetyo.
Ia juga menambahkan bahwa film ini menyentuh aspek perlindungan orangtua terhadap anak-anaknya dari bahaya yang tak kasat mata.
Keberhasilan Singsot tidak lepas dari jajaran pemainnya yang kuat seperti kawakan Landung Simatupang. Hadir pula para seniman teater Yogyakarta, termasuk salah satu diantaranya Siti Fauziah yang populer lewat film Tilik.
Seperti disinggung di atas, film Singsot: Siulan Kematian merupakan perpanjangan dari cerita di film pendeknya. Film yang hadir di 2016 itu sudah memenangkan sejumlah penghargaan.
Penghargaan untuk film pendek Singsot di antaranya; Film Terbaik di Fiagra Horror Film Festival 2016 dan Film Horor Terbaik di Taman Film Festival 2017.
Berita Terkait
-
Johnny Depp Dikabarkan Kembali Perankan Jack Sparrow di Film Pirates of the Caribbean 6
-
Totalitas! Ersya Aurelia Sampai Rela Makan Jantung Kambing di Film Kampung Jabang Mayit
-
Review Push: Aksi Laga Chris Evans dan Dakota Fanning Tayang Malam Ini di Trans TV
-
8 Film Bruce Willis, Aktor Hollywood yang Kondisi Kesehatannya Kini Memprihatinkan
-
6 Perbedaan Penting The Fantastic Four: First Steps Dibandingkan Versi Lama
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag
-
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama