Suara.com - Kerap menjadi penengah dalam berbagai konflik selebritas membuat Denny Sumargo tak luput dari kritik.
Ia mengaku pernah dituding memiliki heroic syndrome atau sindrom pahlawan oleh sesama kreator konten.
Hal ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara di Pullman Central Park, Jakarta, Minggu, 27 Juli 2025.
"Ada beberapa konten kreator gede sampai ngomong, 'Densu, lo ngerasa nggak sih kalau lo punya heroic syndrome gitu?'" tutur aktor yang akrab disapa Densu ini.
Alih-alih tersinggung, Denny Sumargo memberikan jawaban menohok yang mengungkap motivasi terdalam dari semua tindakannya.
"Gue bilang, 'I don't care'," jawabnya singkat.
Denny Sumargo lantas membeberkan bahwa apa yang dilakukannya adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang telah membantunya melewati masa-masa sulit.
"Karena hidup gue adalah untuk berterima kasih sama Tuhan, karena Tuhan sudah bantu gue dan gue ngelakuin itu karena Tuhan," ungkapnya penuh makna.
Ia menegaskan tidak pernah mencari status atau pengakuan dari perannya sebagai penengah. Fokusnya adalah pada ketulusan hati.
Baca Juga: DJ Panda Bawa Orangtua ke Kediaman Erika Carlina, Mau Ngapain?
"Gue nggak terlalu sibuk dengan ini, status, jubah. Gue sibuk dengan hati gue," tegas Denny Sumargo.
Meski begitu, ia mengaku belajar dari kasus terakhir dengan Agus Salim. Lelaki 44 tahun kini lebih berhati-hati agar niat baiknya tidak justru menyeretnya ke dalam masalah yang lebih rumit.
"Cuma gue belajar, membantu orang jangan sampai akhirnya gue malah kena masalah lebih besar. Itu aja sih," tutupnya.
Berita Terkait
-
Kejar Waktu, Olivia Allan Istri Denny Sumargo Mulai Suntik Hormon untuk Anak Kedua
-
Usia Jadi Alasan, Denny Sumargo dan Olivia Allan Mau Tancap Gas Program Anak Kedua
-
Denny Sumargo Ucapkan 2 Kalimat Syahadat, Kini Bebaskan Anak Pilih Agama Sendiri
-
Denny Sumargo Bebaskan Anak Pilih Agama Sendiri: Mau Kristen atau Islam, Terserah
-
Erika Carlina dan DJ Panda Disebut Sama-Sama Salah, Denny Sumargo Tak Setuju Ada Seruan Boikot
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air