Suara.com - Indosiar kembali menayangkan sinema Asia malam ini pukul 21.00 WIB. Kali ini adalah film berjudul Man of Tai Chi yang mempertemukan Keanu Reeves, Tiger Chen, dan Iko Uwais.
Pada 2013, ikon film aksi Keanu Reeves melangkah keluar dari zona nyamannya di depan kamera untuk mengambil peran sebagai sutradara dalam Man of Tai Chi.
Ini bukan sekadar proyek biasa; film ini adalah sebuah surat cinta untuk sinema bela diri Hong Kong sekaligus panggung yang sengaja dibangun untuk memamerkan bakat luar biasa sahabatnya, Tiger Chen, seorang stuntman yang pernah bekerja bersamanya di trilogi The Matrix.
Hasilnya adalah sebuah film aksi yang solid, sebuah karya yang menunjukkan pemahaman mendalam Reeves terhadap genre laga dan menyajikan pertarungan yang murni, brutal, dan dikoreografikan dengan indah.
Film ini berpusat pada Chen Lin-Hu atau "Tiger" (diperankan oleh Tiger Chen sendiri), seorang kurir sederhana di Beijing yang merupakan praktisi terakhir dari aliran "Ling Kong Tai Chi".
Di siang hari, ia menjalani hidup yang biasa-biasa saja, namun bakatnya dalam kompetisi bela diri lokal menarik perhatian Donaka Mark (diperankan oleh Keanu Reeves), seorang pengusaha kejam yang menjalankan sindikat pertarungan bawah tanah untuk hiburan para miliarder.
Donaka melihat potensi dalam diri Tiger, bukan hanya sebagai petarung, tetapi sebagai jiwa yang bisa ia korupsi.
Dengan iming-iming uang untuk menyelamatkan kuil gurunya dari penggusuran, Tiger terjun ke dunia pertarungan ilegal yang gelap.
Film ini pada intinya adalah kisah klasik tentang pertarungan internal seorang pahlawan berhati baik yang ditarik ke sisi gelap.
Baca Juga: Netflix Rilis Trailer One Piece Season 2, Publik Soroti Aksi Pengibaran Bendera Jolly Roger
Sementara itu, seorang detektif Hong Kong yang gigih, Sun Jingshi (Karen Mok), berusaha membongkar operasi ilegal Donaka.
Kekuatan utama Man of Tai Chi terletak pada adegan pertarungannya yang luar biasa. Dengan koreografi dari sang maestro legendaris Yuen Woo-ping, setiap pertarungan terasa intens dan otentik.
Sebagai sutradara, Reeves membuat keputusan cerdas dengan memberi ruang bagi para petarungnya untuk beraksi, menghindari teknik penyuntingan cepat (quick cuts) yang sering digunakan di Hollywood untuk menutupi kekurangan.
Sebaliknya, ia sering menggunakan sudut pandang yang lebih lebar, memungkinkan penonton untuk mengapresiasi setiap gerakan, pukulan, dan tendangan dengan jelas.
Gaya bertarung Tiger Chen digambarkan sangat magnetis untuk ditonton, mengubah seni Tai Chi yang umumnya dianggap lembut menjadi bentuk pertarungan yang cair namun mematikan.
Salah satu aspek paling menarik adalah variasi lawan yang dihadapi Tiger, mulai dari petarung MMA hingga kickboxer, membuatnya terasa seperti mode arkade dalam sebuah video game.
Berita Terkait
-
Netflix Rilis Trailer One Piece Season 2, Publik Soroti Aksi Pengibaran Bendera Jolly Roger
-
4 Film yang Dibuat di Satu Lokasi Syuting, Lebih Dramatis dan Emosional
-
Sinopsis Ketika Hantu Yatim Piatu: Film Anak dari Bangka Belitung dengan Kisah Menyentuh
-
Review Film 14 Blades: Aksi Brutal Donnie Yen Tayang Malam Ini di Indosiar
-
Review Detective Knight: Redemption, Film Laga Terakhir Bruce Willis, Tayang Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Canting Londo Kitchen Gelar Road to Intimate Concert Bersama Sandhy Sandoro di Solo
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini