Suara.com - Aktris Prilly Latuconsina membongkar proses di balik layar penjurian Festival Film Indonesia (FFI), piala citra perfilman tertinggi di Indonesia.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bidang Program FFI, dia menegaskan bahwa prosesnya sangat panjang dan melibatkan puluhan orang demi menjaga objektivitas.
Penilaian sebuah film untuk bisa meraih Piala Citra ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan.
Menurut Prilly, prosesnya sangat berlapis untuk memastikan film yang terpilih benar-benar layak dan penilaiannya tidak subjektif.
"Wah itu (proses penilaian) banyak banget ya, karena proses penjuriannya itu di FFI benar-benar enggak singkat," kata Prilly Latuconsina saat diwawancara Suara.com melalui Zoom pada Senin, 25 Agustus 2025.
Bintang film "Danur" ini menjelaskan, penilaian tidak hanya dilakukan oleh dewan juri akhir.
Prosesnya dimulai dari pemilihan shortlist, yang kemudian dikurasi oleh tim kurator khusus. Setelah itu, film-film tersebut akan dinilai oleh berbagai asosiasi profesi di industri film.
"Lalu juga ada asosiasi-asosiasi dari berbagai bidang di dunia film untuk memilih nominasinya. Lalu ada Akademi Citra juga, kita melibatkan Akademi Citra, orang-orang terdahulu yang sudah pernah menang Piala Citra, lalu baru terakhir itu ada dewan juri," paparnya.
Tujuan dari proses berlapis yang melibatkan puluhan orang ini, menurut sang aktris, adalah untuk mencegah penilaian yang bersifat personal atau berdasarkan "suka dan tidak suka".
Baca Juga: Sheila Dara dan Ringgo Agus Didapuk Jadi Duta FFI 2025, Gantikan Dian Sastro dkk
Dengan melibatkan ahli dari berbagai bidang, mulai dari akademisi, aktor, perwakilan sutradara, hingga penata artistik, setiap film akan dilihat dari berbagai sudut pandang yang kompeten.
"Kita mencegah dengan adanya like and dislike gitu, pendapat yang subjektif," tegas Prilly.
Diskusi untuk menentukan pemenang pun bisa berlangsung sangat panjang dan alot. Setiap juri harus memiliki argumentasi yang kuat mengapa sebuah karya layak untuk menang, bukan sekadar selera pribadi.
"Diskusi panjang itu terjadi ya karena itu, adanya perbedaan pendapat. Kita tidak mau yang menang itu mungkin yang disukai saja, tapi tentu yang disukai juri itu harus punya alasannya kenapa dia layak menang," tambahnya.
Tak hanya itu, untuk menjaga kepercayaan publik, Prilly menyebut bahwa seluruh proses penjurian ini juga didokumentasikan dengan baik.
"Kita kan juga selalu mendokumentasikan penjurian kita seperti apa untuk menjaga kepercayaan publik juga," tutup Prilly Latuconsina.
Sebagai informasi, malam nominasi FFI 2025 akan diumumkan pada Oktober 2025, sedangkan malam puncak penganugerahan Piala Citra FFI 2025 akan berlangsung pada November 2025 mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Bertemu Omara Esteghlal, Rizky eks CJR Bangga Kenalkan Diri sebagai Mantan Prilly Latuconsina
-
Prilly Latuconsina Ungkap Filosofi di Balik Film Hanya Namamu Dalam Doaku
-
Adik Prilly Latuconsina Pimpin Persikota Tangerang, Era Baru Bayi Ajaib Dimulai
-
Menang Piala Citra Tak Ada Artinya, Ringgo Agus Rahman Ungkap Reaksi Polos Bjorka
-
Bryan Domani Pusing Jadi Produser Kreatif di Film Kolaborasi Prilly Latuconsina dan Umay Shahab
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan
-
Slank Jadi Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Tampil Lagi Setelah 17 Tahun
-
Pocong Jadi-jadian yang Resahkan Warga di Kediri Diamankan Polisi, Singgung Soal Konten
-
Calvin Dores Alami Serangan Jantung, Sang Ibu Ungkap Kondisi Anaknya
-
Aksi Pria Nigeria Mengaku Nabi Coba Belah Laut Berujung Tersapu Ombak Bikin Ngakak
-
10 Minutes Gone: Misi Bruce Willis dan Michael Chiklis yang Berakhir Berdarah, Malam Ini di Trans TV
-
The Ice Road: Liam Neeson Pertaruhkan Nyawa di Atas Es, Malam Ini di Trans TV
-
Rekomendasi Film Komedi Netflix, Aksi Kocak Kevin Hart di The Man from Toronto
-
Yasinta Moiwen Protes Tak Tahu Masuk Film Pesta Babi, Dandhy Laksono Angkat Bicara
-
Baru Terungkap! Dilan Janiyar Curhat Didukunin Asisten Pribadi Lewat Ritual Kelapa Hijau