- Uya Kuya membantah video viral soal gaji Rp 3 juta per hari, dan menyebutnya hasil editan lama yang dijahit ulang dengan narasi menyesatkan.
- Ia telah meminta maaf atas aksi joget usai sidang DPR, mengaku sadar bahwa tindakannya menyakiti hati publik.
- Respons netizen mulai melunak, sebagian merasa kasihan setelah tahu fakta sebenarnya dan menganggap penjarahan rumah Uya sebagai tindakan berlebihan.
Suara.com - Sejumlah netizen mulai berbalik menunjukkan simpati kepada Uya Kuya setelah mengetahui fakta di balik video viral dirinya yang tampak kegirangan menerima gaji Rp 3 juta per hari untuk tunjangan rumah sebagai anggota DPR RI.
Video tersebut sebelumnya ramai di media sosial dan menjadi salah satu pemicu amarah publik, hingga rumah Uya di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur dijarah oleh massa.
Dalam wawancara bersama kanal YouTube Intens Investigasi, Uya Kuya akhirnya angkat bicara untuk mengklarifikasi video tersebut.
Ia menyebut video itu merupakan hasil editan dari berbagai potongan video lama yang dijahit ulang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Tadi kan sudah saya jelasin, video-video yang lama saya dijahit kembali, dimunculkan seolah-olah itu video baru saya dengan narasi statement seolah-olah berbicara itu," kata Uya Kuya dalam video tersebut.
Ia menegaskan bahwa tidak pernah sekalipun mengucapkan kalimat seperti yang dimunculkan dalam video yang beredar di media sosial.
"Padahal bukan. Kan ada itu jejak digitalnya, saya ngomong begitu apa nggak," ujarnya.
"Nggak pernah saya ngomong begitu," sambung ayah dua anak tersebut.
Uya Kuya pun berharap masyarakat bisa lebih bijak dan tidak langsung percaya pada narasi yang belum tentu benar. Ia juga meminta publik untuk melihat klarifikasi ini sebagai upaya meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.
Baca Juga: Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya Digeruduk, Kekayaan Fantastis Terbongkar hingga Minta Maaf
"Jadi mudah-mudahan habis ini bisa luruslah, gitu aja," tuturnya.
Terlepas dari itu, Uya Kuya tetap menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas tindakannya yang ikut berjoget bareng anggota dewan lainnya usai sidang tahunan di Gedung DPR beberapa waktu lalu.
Aksi para wakil rakyat saat itu juga menjadi sumber kemarahan publik.
"Tapi saya minta maaf sebesar-besarnya, setulus-tulusnya dari hati saya yang paling dalam, kalau dirasa joget-joget itu menyakiti, mencederai hati masyarakat. Saya minta maaf yang setulusnya dari hati saya yang paling dalam," ucap Uya Kuya.
Video klarifikasi tersebut kemudian dibagikan ulang oleh akun gosip populer @lambegosiip di Instagram. Respons dari netizen pun mulai melunak. Banyak yang mengaku iba dan merasa bahwa penjarahan terhadap rumah Uya Kuya sudah terlalu berlebihan.
"Udah gaes please tolong udah, kasian juga lho, udah berlebihan banget sampai harus ngejarah," tulis salah satu warganet.
"Perasaan banyak yang joget-joget, Uya Kuya dari awal udah minta maaf dan sudah klarifikasi video yang lama dia yang dijahit orang kembali, lagian Uya Kuya tak ada berkata apa-apa," tulis lainnya.
"Di luar dia joget-joget, kasihan juga. Itu kan hasil dia kerja jadi artis puluhan tahun ya," komentar netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Heboh Ramalan Hard Gumay Setahun Lalu Soal Karier Politik Uya Kuya, Benar-benar Terbukti?
-
Usai Dijarah, Rumah Uya Kuya Jadi Spot Foto Warga: Antara Penasaran dan Kasihan
-
Uya Kuya Dukung Tunjangan DPR Diturunkan Usai Rumahnya Dijarah Warga
-
Beda Sikap Cinta Kuya Dikecam, Galang Donasi untuk LA tapi Diam di Negara Sendiri
-
Kondisi Terkini Rumah Uya Kuya Usai Dijarah, Dipasangi Garis Polisi dan Ditutup Triplek
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Aspal Jalan Kebon Sirih Terus Rusak, DKI Akhirnya Ganti dengan Beton
-
Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing
-
Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo
-
Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya
-
4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat
-
Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata
-
Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur
-
Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?
-
Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi