- Drama comeback Jun Ji-hyun dan debut TV Gang Dong-won.
- Kisah thriller spionase politik yang menegangkan dan penuh intrik.
- Produksi skala global oleh penulis dan sutradara papan atas.
Suara.com - Industri drama Korea lagi-lagi mengguncang dunia hiburan dengan kehadiran karya terbaru yang sudah lama ditunggu, Tempest.
Drama bergenre thriller politik dengan bumbu spionase dan romansa ini resmi tayang di Disney+ mulai 10 September 2025.
Sejak pertama kali diumumkan, proyek ini sudah menjadi bahan perbincangan hangat karena mempertemukan dua nama besar Jun Ji-hyun dan Gang Dong-won dalam satu panggung.
Bukan sekadar drama biasa, Tempest menghadirkan kombinasi antara akting kelas dunia, alur penuh intrik, hingga produksi bertaraf internasional.
Jadi jangan heran jika drama ini disebut-sebut sebagai salah satu tontonan paling ambisius tahun ini.
Penasaran kenapa drama ini begitu spesial? Berikut 5 alasan mengapa Tempest wajib masuk daftar tontonan Anda.
1. Kembalinya Aktor dan Aktris Papan Atas ke Layar Kaca
Momen ini terasa begitu istimewa karena menghadirkan comeback dua sosok legendaris. Jun Ji-hyun kembali setelah terakhir membintangi Jirisan (2021), sementara Gang Dong-won menandai debutnya di layar kaca setelah absen selama 21 tahun.
Kolaborasi perdana mereka sebagai diplomat cerdas dan agen rahasia penuh misteri menciptakan rasa penasaran besar. Chemistry keduanya diyakini akan menjadi daya tarik utama yang membuat penonton terpaku di setiap adegan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Drama Korea Tema Mata-Mata Paling Seru, Terbaru Ada Tempest
2. Alur Cerita Spionase Politik yang Penuh Intrik
Tempest mengusung kisah menegangkan yang berpusat pada Seo Mun-ju (Jun Ji-hyun), mantan duta besar PBB yang terjebak dalam konspirasi besar mengancam negara.
Ia dipertemukan dengan Baek San-ho (Gang Dong-won), agen misterius dengan masa lalu kelam. Bersama-sama, mereka harus mengungkap dalang di balik upaya pembunuhan calon presiden.
Plot penuh intrik, rahasia negara, dan aksi berbahaya membuat drama ini seperti roller coaster emosi yang sulit dilewatkan.
3. Ditulis dan Disutradarai oleh Nama-Nama Berbakat
Kekuatan drama ini juga terletak pada tim kreatif di balik layar. Chung Seo-kyung, penulis naskah Decision to Leave dan Little Women, meracik cerita penuh emosi sekaligus misteri.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Drama Korea Tema Mata-Mata Paling Seru, Terbaru Ada Tempest
-
5 Fakta Menarik Tempest, Drakor Comeback Kang Dong Won Setelah 21 Tahun
-
Sinopsis Tempest, Drakor Baru Jun Ji Hyun dan Kang Dong Won
-
Fakta Menarik Drama Korea I Kill You, Kisah Hidup dengan Identitas Ganda
-
3 Drama Lee Chae Min, Pemeran Raja Yi Heon di Bon Apptit, Your Majesty yang Lagi Viral
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat