- Negatifa yang dikomandani Arian jadi salah satu band yang batalkan tampil di Pestapora
- Alasan utama pembatalan karena Pestapora disponsori oleh PT Preeport Indonesia
- Negatifa hormati band yang tetap tampil di Pestapora
Suara.com - Band cadas Negatifa menjadi satu diantara puluhan band yang membatalkan tampil di Pestapora tahun ini karena ajang musik tahunan itu disponsori oleh PT Freeport Indonesia.
Vokalis Negatifa, Arian mengatakan band barunya ini sebenarnya tak anti kepada semua bentuk sponsor atau bahkan industri pertambangan secara umum. Tapi khusus untuk Freeport, seperti ia dan band harus mengambil sikap.
"Kita nggak anti-sponsor atau anti-tambang, tapi ya kalau Freeport ya Freeport banget deh," ujar Arian ditemui di Blok M, Jakarta Selatan pada Jumat, 26 September 2025.
Tak bisa ditampik, Negatifa dan band lain merasa kecolongan lantaran baru tahu di menit-menit terakhir kalau Pestapora dibiayai salah satunya oleh Freeport.
"Pas gue denger itu, kaget. Emang nggak... nggak tahu. Nggak ada yang ngasih tahu, rata-rata band nggak tahu," ungkapnya.
Terkait masih ada pengisi acara lain yang tetap bertahan, Arian memberikan kebebasan. Baginya, setiap band memiliki visi dan misi yang berbeda.
"Kalau ada yang mau melanjutkan atau apa, gue sih gua nggak mikir apa-apa," kata Arian. Karena gua berpikir ini lebih ke kita kan," kata Arian.
"Tapi yang lanjut juga mungkin kan beda-beda gitu. Maksudnya visi-misinya dalam bermusik seperti apa gitu. Kalau ya Negatifa kan lebih saklek gitu kan," tuturnya menambahkan.
Terlepas dari kisruh tersebut, Arian memastikan Negatifa tetap produktif. Ia membocorkan bahwa bandnya tengah mempersiapkan karya baru.
Baca Juga: Viral Vincent Rompies Diduga Tendang Penonton Rusuh: Emang Harus Gitu?
"Kita lagi bikin lagu juga, mungkin rekamannya sekitar November -Desember," ucap musisi yang juga vokalis Seringai ini.
Berita Terkait
-
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua
-
Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas
-
Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026
-
Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan