Suara.com - Setelah kesuksesan besar film Prey pada 2022, sutradara Dan Trachtenberg kembali menghidupkan franchise Predator melalui film terbarunya, Predator: Badlands.
Mengusung pendekatan baru, film ini menjadikan sang Predator bukan sebagai penjahat, melainkan sebagai sosok pahlawan.
Predator memulai debutnya dalam film berjudul sama yang rilis pada 1987.
Sejak itu waralaba ini telah berkembang menjadi lima film utama, ditambah dua film crossover dengan franchise Alien (Alien vs Predator dan Alien vs Predator: Requiem).
Meskipun Badlands merupakan film live-action terbaru yang disutradarai oleh orang yang sama, namun film ini diyakini bukan merupakan lanjutan langsung dari akhir cerita di film Prey.
Sinopsis Predator: Badlands
Predator: Badlands bercerita tentang seorang Predator muda yang tinggal di masa depan, di sebuah planet jauh yang sepi dan berbahaya.
Karena dianggap gagal oleh kelompoknya sendiri, dia diusir dan harus bertahan hidup sendirian.
Dalam perjalanannya, Predator ini bertemu dengan Thia (diperankan oleh Elle Fanning), seorang manusia yang juga berjuang di planet itu.
Meskipun awalnya mereka sangat berbeda, namun keduanya akhirnya menjadi teman dan saling membantu.
Baca Juga: Killerman: Ketika Liam Hemsworth Hilang Ingatan dan Jadi Buronan, Malam Ini di Trans TV
Bersama-sama, mereka memulai petualangan berbahaya untuk menghadapi musuh paling kuat yang pernah mereka temui.
Menariknya, film ini menunjukkan sisi lain dari predator bukan sebagai penjahat, tapi sebagai sosok yang bisa berjuang demi kebaikan dan persahabatan.
Daftar Pemain
Elle Fanning menjadi salah satu bintang utama di Predator: Badlands dan memerankan karakter bernama Thia.
Ia dikenal lewat perannya di serial The Great, yang pernah masuk nominasi Emmy, dan terakhir tampil di film A Cotny Unknown pada tahun 2024.
Sementara itu, sosok Predator utama diperankan oleh Dimitrius Schuster-Koloamatangi. Ini adalah debut pertamanya di film Hollywood.
Aktor asal Selandia Baru ini sebelumnya bermain di beberapa serial TV seperti Far North, Upright, The Panthers, serta film Red, White & Brass.
Berita Terkait
-
Sinopsis Gentayangan: Baim Wong Bangkrut dan Diteror di Hotel Tua, Malam Ini di ANTV
-
Gun Shy: Komedi Absurd Penuh Warna dari Antonio Banderas, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Ain, Film Horor Indonesia yang Siap Tayang di Rusia
-
Sinopsis Film Thailand The Red Line, Aksi Balas Dendam Korban Scam Lawan Geng Call Center
-
Sinopsis Kaho Naa... Pyaar Hai: Film yang Melahirkan Hrithik-Mania, Tayang Pagi Ini di ANTV
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Gun Shy: Komedi Absurd Penuh Warna dari Antonio Banderas, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Ain, Film Horor Indonesia yang Siap Tayang di Rusia
-
Sinopsis Film Thailand The Red Line, Aksi Balas Dendam Korban Scam Lawan Geng Call Center
-
Sinopsis Gentayangan: Baim Wong Bangkrut dan Diteror di Hotel Tua, Malam Ini di ANTV
-
Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis
-
Pamer Saldo Nyaris Rp1 M Diduga Editan AI, Cewek Ini Diburu Ditjen Pajak
-
Doni Salmanan Tetap Kaya usai Bebas dari Penjara, Ini Buktinya
-
Viral Kasus Bayi Diduga Sengaja Ditukar dan Diserahkan ke Orang Lain, RS Hasan Sadikin Minta Maaf
-
Bukan Cuma Kampanye, Ji Chang Wook Punya Alasan Mendalam Ikut Proyek Amal di Indonesia
-
Profil Fahmi Adam, Ketua DPRD Termuda di Indonesia Dikritik karena Public Speaking Jelek