-
- Lia Oktafianti memulai karier sebagai sekretaris sebelum sukses jadi selebgram dan penulis.
- Ia aktif membuat konten traveling, menulis dua buku laris, dan tetap prioritaskan keluarga.
- Lia juga menjalankan dua bisnis fashion, yaitu Biocloths dan Bryls.
Suara.com - Selebgram Lia Oktafianti akhirnya buka suara soal perjalanan panjang kariernya hingga dikenal luas di media sosial.
Dalam sebuah wawancara terbaru dengan awak media, Lia blak-blakan menceritakan awal mula dirinya sebelum terjun ke dunia konten dan menjadi influencer dengan ratusan ribu pengikut di Instagram.
Sebelum dikenal sebagai selebgram dengan akun @lia.oktafianti, ternyata Lia memulai kariernya dari jalur yang sangat berbeda.
Ia mengungkap bahwa dirinya pernah bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan swasta. Profesi tersebut dijalaninya cukup lama sebelum akhirnya memutuskan untuk mengeksplorasi dunia digital dan menjadi seorang kreator konten.
"Aku memulai perjalanan profesionalku sebagai sekretaris di sebuah perusahaan swasta," ungkap Lia dengan nada penuh kenangan.
Namun, seiring waktu, minat Lia pada dunia traveling dan gaya hidup mulai tumbuh. Ia pun memberanikan diri membuat konten bertema traveling dan gaya hidup.
Tak disangka, konten-konten yang ia unggah di media sosial mendapat respons positif dari publik. Seiring dengan itu, jumlah pengikutnya pun melonjak drastis dan membuat namanya semakin dikenal luas.
“Setiap tempat punya cerita. Setiap perjalanan mengajarkan saya untuk lebih menghargai waktu dan kebersamaan,” ujar Lia, yang kini rutin membagikan momen-momen perjalanan dan kesehariannya di media sosial.
Meski memiliki aktivitas yang padat sebagai konten kreator, Lia menegaskan bahwa ia tetap menomorsatukan keluarganya. Ia mengaku selalu berusaha membagi waktu antara pekerjaan dan momen berkualitas bersama keluarga kecilnya.
Baca Juga: Momen Nikita Willy Lewati Marsha Timothy Tanpa Sapa Tuai Pro Kontra
"Dunia konten membuat saya banyak belajar tentang makna kebersamaan, terutama saat bisa menikmati momen dengan keluarga sambil tetap berkarya," ucapnya.
Tak hanya aktif di media sosial, Lia Oktafianti juga menunjukkan ketertarikannya di dunia literasi. Ia telah menulis dan menerbitkan dua buku yang cukup laris di pasaran.
Dua karya tulisannya berjudul ‘Pernikahanku Tak Sempurna’ dan ‘Marriage is Scary, Isn’t It?’ berhasil menarik minat banyak pembaca, khususnya kaum perempuan. Bahkan, buku pertamanya telah naik cetak hingga edisi kedua.
“Menulis selalu memberi ruang bagi saya untuk mengekspresikan perasaan yang mungkin sulit diucapkan," katanya.
"Saya ingin tulisan-tulisan saya bisa menjadi pengingat bahwa hidup, seberat apa pun, selalu punya sisi yang bisa disyukuri," imbuhnya lagi.
Tak berhenti sampai di situ, Lia juga melebarkan sayap ke dunia bisnis. Ia mendirikan dua brand fashion yang kini sudah mulai dikenal publik, yakni Biocloths dan Bryls.
Berita Terkait
-
Usai Raffi dan Ivan Gunawan, Oma Nino Senggol Willie Salim: Duitmu Palsu! Beli Tanahku Rp1 Miliar
-
Membangun Minat Baca Anak Sejak Kecil Ala Faradina Mufti
-
Akhirnya Terungkap! Kronologi Lengkap Versi Nadya Almira Menabrak Pengendara Motor
-
Aktris Korea Jeon Hye Bin Kemalingan Kartu Kredit di Bali, Rp178 Juta Ludes Dalam 10 Menit
-
Nicki Minaj dan Cardi B Debat Sengit di Media Sosial, Seret Keluarga Hingga Ranah Pribadi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rekor Project Hail Mary: Debut Box Office Rp1,3 Triliun dan Raih Skor 94 Persen di Rotten Tomatoes
-
Review Film Ghost In the Cell: Potret Kelam Lapas dan Sindiran Pedas buat Pejabat Korup
-
Viral Dodit Kucing Gembrot Jadi Artis Google Maps, Titik Lokasinya Diburu
-
Annette Edoarda Tegang Selama Syuting Film Horor Songko di Tomohon
-
Nissa Sabyan Diduga Sudah Melahirkan Gara-Gara Video Orangtua Pangku Bayi, Ini Fakta Sebenarnya
-
Sinopsis One Piece: The Battle of Alabasta, Misi Luffy Selamatkan Kerajaan Vivi dari Kehancuran
-
Reza Arap Klaim Lagu Asian Games Karya Sendiri, Gerald Liu Kasih Jawaban Menohok
-
Dihujani Hujatan usai Balik Jadi Perempuan, Lucinta Luna Bela Diri: Ini Kebahagiaanku!
-
Diundang Jadi Penutup Marapthon, Reaksi Aldi Taher Bikin Reza Arap Geleng-Geleng
-
Setelah Ramai Dihujat Ingin Jual Rumah, Okin Kini Pilih Berdamai dengan Rachel Vennya