-
Film baru 'Agak Laen' berjudul 'Menyala Pantiku', bukan sekuel.
-
Ceritanya tentang empat detektif yang mengejar buronan di panti jompo.
-
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 27 November 2025.
Suara.com - Rumah produksi Imajinari secara resmi mengumumkan karya terbaru dari kuartet 'Agak Laen' yang akan datang, berjudul 'Menyala Pantiku'.
Setelah kesuksesan fenomenal film pertamanya, tim kreatif memutuskan untuk tidak membuat sekuel atau prekuel langsung.
Langkah berani ini diambil dengan inspirasi yang datang dari salah satu grup lawak legendaris terbesar di Indonesia, Warkop DKI.
Produser Ernest Prakasa menyatakan bahwa konsep ini memungkinkan mereka untuk menyajikan cerita yang sepenuhnya baru, meski dengan para pemeran utama yang sama.
"Ini kami terinspirasi dari legend kita semua, Warkop DKI. Jadi di film ini nggak ada sekuel atau prekuel. Namanya sama, tapi dunianya bisa kami reset total," ungkap Ernest dalam sesi jumpa pers perilisan trailer 'Agak Laen: Menyala Pantiku' di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Oktober 2025.
Produser lain, Dipa Andika, bahkan menjelaskan adanya pergeseran bumbu genre dalam film kedua yang disutradarai oleh Muhadkly Acho ini.
"Kami memang harus pakai bumbu komedi, tapi arahnya ke mana? Jadi kalau film pertama itu drama komedi dengan bumbunya horor, film kedua ini kami tetap drama komedi, tapi bumbunya investigasi," terang Dipa.
Latar tempat yang dipilih untuk 'Menyala Pantiku' pun terbilang unik dan menantang, yaitu sebuah panti jompo.
Sutradara dan penulis naskah, Muhadkly Acho, melihat potensi komedi yang besar dari situasi paradoks yang diciptakan oleh latar tersebut.
Baca Juga: Ernest Prakasa: Banyak yang Salah Paham Soal Agak Laen Versi Internasional
"Kalau yang sebelumnya settingnya langsung pasar malam, meriah. Kalau di sini kami bikin kayak paradoks. Ngejar buronan ke panti jompo, itu 1 dari 10 kayak paling nggak jadi pilihan. Ternyata, di sini jadi arena yang paling menyala," paparnya.
Film 'Agak Laen: Menyala Pantiku' memang menghadirkan cerita yang benar-benar berbeda.
Kali ini, keempat personel 'Agak Laen' yakni Bene, Boris, Jegel dan Oki berperan sebagai detektif yang ditugaskan mengejar buronan di sebuah panti jompo.
"Apa yang terjadi, ketika buronan ngumpet di panti jompo. Film komedi juga masih jarang pakai setting panti jompo, karena mungkin menyeramkan atau apa. Padahal, komedi bisa lahir dari situasi apa pun. Termasuk di tempat sekelam panti jompo," jelas Acho lagi.
Tim produksi melakukan renovasi terhadap sebuah panti jompo asli untuk keperluan syuting, yang memakan porsi hingga 50 persen dari total proses pengambilan gambar.
"Kami 50 persen syuting di panti jompo, yang tentu tidak kami bangun dari nol, tapi kami rework," terang Dipa Andika.
Meski dikerjakan dengan penuh kegembiraan, Ernest Prakasa mengakui adanya tekanan mental yang datang dari ekspektasi tinggi para penonton.
Mengingat sebelumnya, film pertama 'Agak Laen' meledak di pasaran dengan rekor 9 juta penonton di bioskop.
"Ini kami kerjain penuh suka cita dan beban, membuat film selucu mungkin yang bisa kami bikin. Tapi ada beban mental juga, dari ekspektasi penonton," pungkas Ernest Prakasa.
Film 'Agak Laen: Menyala Pantiku' sendiri dijadwalkan tayang di bioskop tanah air pada 27 November 2025.
Berita Terkait
-
Nggak Kreatif? Film Agak Laen-Menyala Pantiku! Pakai Formula Komedi Warkop
-
Sinopsis Agak Laen: Menyala Pantiku, Siap Tayang November 2025
-
Bikin Ulah Lagi, Marshel Widianto Didepak dari Proyek Film Ernest Prakasa
-
5 Film Indonesia Terlaris di Netflix Tahun Lalu, The Shadow Strays Tembus 29 Juta Penonton
-
Film Agak Laen Akan Dibuat Versi Internasional, Bahkan Sekuelnya! Ini Kata Ernest Prakasa
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
Terkini
-
Ted Lasso Season 4 Segera Tayang, Simak Sinopsis dan Daftar Pemain Terbarunya
-
Guru Honorer Jadi Tersangka Gara-Gara Rangkap Jabatan, Melanie Subono: Terus Pejabat Itu Apa?
-
Raisa Umumkan Konser Spesial Juni 2026, Pra-Registrasi Tiket Sudah Dibuka
-
Definisi Sehidup Semaling, Pasangan Ini Tetap Mesra di Kantor Polisi
-
Totalitas Tanpa Batas: Rahasia di Balik Film Terbaru Suzzanna, Bikin Luna Maya Nyaris Tenggelam
-
Resmi Diproduksi, Film Filosofi Teras Tawarkan Solusi Hidup Rasional
-
Benarkah Nizam Dianiaya Demi Tutupi Dugaan Hubungan Terlarang Ibu Tiri dengan Anak Angkat?
-
Anak Merokok Dianggap Sepele, Wali Santri Bentak Ustaz: Suami Saya Polisi, Siap Saya Tuntut!
-
Kisah Adik Darius Sinathrya Masuk Islam, Tersentuh Perjalanan Nabi Muhammad
-
Underworld: Aksi Brutal Perang Abadi Vampir dan Lycan, Malam Ini di Trans TV