-
Sara Wijayanto memutuskan untuk menghentikan program kehamilan setelah 11 tahun menikah dengan Demian Aditya.
-
Keputusan itu lahir setelah ia menyadari keinginannya memiliki anak lebih dipengaruhi tekanan sosial daripada panggilan hati.
-
Dengan dukungan penuh dari suaminya, Sara memilih fokus pada kebahagiaan dan makna keluarga tanpa harus memiliki anak.
Kesadaran ini membawanya pada pemahaman yang lebih dalam tentang tanggung jawab menjadi orangtua.
Baginya, memiliki anak bukanlah sekadar tujuan untuk membungkam omongan orang, melainkan sebuah komitmen seumur hidup yang menuntut kesiapan mental dan emosional yang total.
"Ini adalah keputusan seumur hidup. Anak ini harus aku besarkan dan aku di sana secara mental semua untuk anak ini," imbuh perempuan 46 tahun itu.
Tentu saja, keputusan besar ini tidak ia ambil secara sepihak. Ia membicarakannya secara terbuka dengan sang suami, Demian Aditya.
"Aku ngomong sama dia (Demian), 'kamu enggak apa-apa kan?' Dia bilang enggak apa-apa, ya udah," tutur Sara.
Dengan restu dan dukungan penuh dari suaminya, Sara Wijayanto mantap memilih jalan kebahagiaannya sendiri.
Sebuah jalan yang bebas dari ekspektasi dan tekanan eksternal, membuktikan bahwa keutuhan sebuah keluarga tidak selalu diukur dari kehadiran seorang anak.
Berita Terkait
-
Sara Wijayanto Cerita Disiksa Mantan, Lihat Sosok Gelap di Baliknya
-
Sinopsis Film Getih Ireng, Kala Hidup Titi Kamal dan Darius Sinathrya Dilanda Pesta Teror
-
Ivan Gunawan Tak Tenang Usai Podcast dengan Sara Wijayanto: Gue Ngerasa Diikutin
-
Sampai Baper, Ivan Gunawan Akui Pernah Mimpi Intim dengan Makhluk Halus
-
Bukan Sejak Lahir, Sara Wijayanto Ungkap Awal Mula Bisa Lihat Makhluk Halus
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga