-
Rocket Rockers menegaskan prinsip tampil organik tanpa sequencer, karena percaya formasi inti mereka sudah cukup solid.
-
Mereka menyindir penggunaan sequencer sebagai alat “menutupi kekurangan” yang menurut mereka hanya untuk musisi yang kurang kuat.
-
Filosofi ini menunjukkan integritas dan eksistensi band selama 26 tahun di industri musik Indonesia.
Suara.com - Grup musik pop-punk legendaris Rocket Rockers kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penikmat musik Tanah Air.
Hal ini dipicu oleh pernyataan tegas dan terkesan satir yang mereka lontarkan saat menjadi tamu di program siniar Podcast Ancur baru-baru ini.
Dalam obrolan santai mengenai perjalanan karier mereka yang telah menginjak usia 26 tahun, sebuah pertanyaan sederhana dari pembawa acara memantik diskusi yang tak terduga.
Ketika ditanya mengenai hal apa yang belum pernah mereka lakukan sebagai sebuah band, jawaban Bisma Aria Nugraha sang pembetot bas sontak membuat seisi studio terkejut.
"Nge-band pakai sequencer belum," ujar Bisma.
Pernyataan ini menjadi menarik lantaran penggunaan sequencer atau musik latar yang diputar secara digital telah menjadi hal lumrah bagi banyak musisi saat ini untuk memperkaya suara saat tampil langsung.
Tak berhenti di situ, musisi berusia 42 tahun itu melanjutkan dengan kalimat yang lebih tajam, seolah menyindir para musisi yang bergantung pada teknologi tersebut.
"Sequencer itu buat kaum-kaum lemah ya," celetuknya yang langsung disambut gelak tawa riuh.
Aska Pratama, sang vokalis, kemudian menimpali pernyataan rekannya dengan memberikan penjelasan lebih dalam mengenai filosofi bermusik Rocket Rockers.
Baca Juga: Band LNR Lepas Lagu Khianat Dibalas Khianat, Angkat Pengalaman Pribadi Sang Vokalis
Menurutnya, sequencer berfungsi untuk menutupi kekurangan dalam sebuah band, sesuatu yang ia klaim tidak ada dalam formasi Rocket Rockers.
"Kan sequencer itu buat nutupin kekurangan. Di band kita kekurangannya apa? Itu dia, ya kan nggak ada," jelas Aska.
Aska menambahkan bahwa jika mereka membutuhkan instrumen tambahan seperti kibor, mereka lebih memilih untuk mengajak musisi tambahan secara langsung di atas panggung ketimbang menggunakan musik rekaman.
Sikap ini, menurutnya, adalah cerminan dari band-band yang ia sebut sebagai 'kaum-kaum kuat' karena mampu tampil solid dengan formasi inti yang ada.
"Nah itu kan kaum-kaum kuat. Bertiga cukup," pungkasnya.
Prinsip untuk tetap tampil organik tanpa bantuan sequencer ini menjadi bukti integritas musikalitas Rocket Rockers dan menjadi salah satu kunci eksistensi mereka selama lebih dari seperempat abad di industri musik Indonesia.
Berita Terkait
-
Cerita Personel Elephant Kind Dapat Ancaman Pembunuhan di London
-
Antusiasme Membeludak, Konser Hillsong London di Jakarta Pindah Lokasi
-
Hillsong London Siap Guncang Jakarta, Gelar Konser Worship Spektakuler di Spike Airdome PIK 2
-
Cerita Dibalik Alexy Band Luncurkan 2 Singel Sekaligus
-
Warung Cenat Cenut: Transformasi SMASH dari Panggung Musik ke Lapak TikTok
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Diterpa Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Perankan Amina di Suamiku Lukaku, Acha Septriasa Ungkap Beratnya Jadi Korban KDRT
-
Kim Myungsoo Bakal Gelar Fancon di Jakarta, Cek Harga dan Benefit Tiketnya
-
Pengacara Bela Sarwendah dari Tudingan Pesugihan di Gunung Kawi: Dia Kerja Keras Pagi Sampai Malam
-
Sarwendah Bantah Tuduhan Pesugihan di Gunung Kawi untuk Guna-Guna Ruben Onsu
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Dicekik hingga Posel Disita, LPSK Ungkap Kondisi Trauma Mendalam Mantan ART Erin Taulany
-
LPSK Minta Laporan Balik Erin Taulany terhadap eks ART Dihentikan
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
Sinopsis The Invisible Man: Ancaman Kasat Mata Jadi Nyata, Lagi Tayang di Netflix