- Penyanyi internasional Anggun C. Sasmi debut akting di film layar lebar Indonesia, Para Perasuk, karya sutradara Wregas Bhanuteja.
- Anggun awalnya mengabaikan pesan langsung (DM) dari Wregas di Instagram karena tidak mengenalnya, sebelum akhirnya setuju setelah menelusuri rekam jejak sutradara tersebut.
- Film Para Perasuk berhasil lolos dan akan berkompetisi di Sundance Film Festival 2026 dalam kategori World Cinema Dramatic Competition.
Suara.com - Penyanyi Anggun C. Sasmi debut dalam film layar lebar bertajuk Para Perasuk karya sutradara Wregas Bhanuteja.
Namun sebelum resmi bergabung sebagai pemain, Anggun ternyata sempat mengabaikan pesan langsung di Instagram (DM) dari sang sutradara saat pertama kali menawarkannya peran tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta Pusat pada Kamis, 11 Desember 2025), Anggun blak-blakan mengakui bahwa dia malas membaca pesan panjang dari orang yang belum dikenalnya di Instagram.
Niat Wregas menjelaskan proyek film tersebut justru bertepuk sebelah tangan.
"Uh panjang banget (chatnya), sudah, aku cuekin," ujar Anggun sembari tertawa lepas di hadapan awak media.
Namun, Wregas Bhanuteja tak patah arang. Sutradara yang sukses lewat Penyalin Cahaya ini lantas menghubungi tim manajemen Anggun.
Rasa penasaran akhirnya membuat pelantun Mimpi itu berselancar di internet untuk mencari tahu siapa sebenarnya sosok Wregas.
Setelah menelusuri rekam jejak dan karya-karya Wregas di dunia perfilman, sikap Anggun berubah total.
Dia menyadari bahwa tawaran tersebut datang dari sineas yang kredibel. Pertemuan pun akhirnya terjadi dan kesepakatan tercapai.
Baca Juga: Tak Pernah Pakai Whitening Cream, Anggun Tolak Standar Kulit Putih
"Jadi langsung sumringah gitu loh. Maksudnya dikontak sama seseorang yang ya ternyata memang legit gitu loh," tambah penyanyi yang kini menetap di Prancis tersebut.
Bagi Anggun, bergabung di Para Perasuk adalah keputusan besar karena ini merupakan debut film panjang pertamanya sepanjang karier. Dia menyebut kolaborasi ini sebagai sebuah 'perkawinan' artistik yang dia idamkan.
Film Para Perasuk (judul internasional: Levitating) sendiri membawa kabar membanggakan. Sebelum tayang serentak di bioskop Indonesia, film produksi Rekata Studio ini akan melakukan World Premiere dan berkompetisi di Sundance Film Festival 2026.
Film yang juga dibintangi oleh Angga Yunanda, Maudy Ayunda, dan Bryan Domani ini terpilih masuk dalam kategori bergengsi World Cinema Dramatic Competition.
Festival tersebut dijadwalkan berlangsung di Park City dan Salt Lake City, Amerika Serikat, pada 22 Januari hingga 1 Februari 2026 mendatang.
Berita Terkait
-
Pesona Elegan Anggun C Sasmi Bikin Wanda House of Jewels Jadikan 'D Color Lady'
-
Anggun C Sasmi Curhat Rumahnya di Paris Dibobol Maling, Cincin Berlian Kesayangan Raib
-
Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso
-
5 Film Terbaru di Minggu Ini, Ada Para Perasuk hingga The Drama
-
Bongkar Dualisme Film Para Perasuk
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi
-
KPK Tuntut Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso 5 Tahun Penjara di Kasus Jual Beli Gas
-
Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa