- Film Mosul karya sutradara Matthew Michael Carnahan akan tayang di Trans TV pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 23.00 WIB.
- Film ini menyajikan narasi perang dari perspektif lokal Irak, berpusat pada polisi muda bernama Kawa melawan kelompok ISIS.
- Keunikan Mosul terletak pada penggunaan bahasa Arab dialek Irak serta penggambaran perang yang otentik dan manusiawi.
Suara.com - Setelah The Ambush, Trans TV Rabu (7/1/2026) malam ini pukul 23.00 WIB kembali melanjutkan film lain berlatar belakang Timur Tengah, Mosul.
Sebelum Anda menyaksikan film garapan sutradara Matthew Michael Carnahan ini, berikut kami sajikan sinopsis lengkapnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, genre film perang sering kali didominasi oleh perspektif Barat.
Namun, Mosul, film yang diproduseri oleh Anthony dan Joe Russo (AGBO), mendobrak tradisi tersebut dengan menyajikan narasi yang sepenuhnya berakar pada perspektif lokal Irak.
Meskipun mulai mendapat perhatian luas di berbagai platform streaming hingga tahun 2022, film ini tetap menjadi standar emas untuk sinema perang yang otentik dan manusiawi.
Berdasarkan artikel nyata dari The New Yorker karya Luke Mogelson, Mosul mengikuti kisah Kawa (Adam Bessa), seorang polisi muda berusia 21 tahun yang baru saja bergabung dengan kepolisian.
Di tengah baku tembak sengit melawan kelompok ISIS, Kawa diselamatkan oleh Tim SWAT Nineveh, sebuah unit elit yang terdiri dari pria-pria lokal yang telah kehilangan keluarga dan rumah mereka akibat kekejaman ISIS.
Dipimpin oleh Mayor Jasem (Suhail Dabbach) yang karismatik namun lelah dengan peperangan, tim ini melakukan misi pemberontak yang tidak direstui oleh komando resmi.
Kawa, yang awalnya bingung, segera menyadari bahwa unit ini tidak sekadar berperang demi wilayah, melainkan demi sesuatu yang jauh lebih pribadi.
Baca Juga: The Ambush (Al Kameen): Ketegangan Brutal di Lembah Yaman, Malam Ini di Trans TV
Sepanjang film, penonton diajak mengikuti perjalanan taktis yang menegangkan di reruntuhan kota Mosul, di mana setiap sudut jalan bisa menjadi tempat persemayaman terakhir mereka.
Salah satu kekuatan utama Mosul adalah keputusan sutradara Matthew Michael Carnahan untuk menggunakan bahasa Arab dialek Irak sepenuhnya.
Langkah ini memberikan lapisan otentisitas yang jarang ditemukan di film-film produksi Hollywood.
Suhail Dabbach memberikan penampilan yang luar biasa sebagai Mayor Jasem. Ia tidak digambarkan sebagai pahlawan super, melainkan sebagai sosok ayah yang berusaha menjaga moralitas di tengah kebiadaban perang.
Adam Bessa juga berhasil menunjukkan transformasi karakter Kawa dari seorang pemuda yang naif menjadi prajurit yang keras karena keadaan.
Film ini menghindari glorifikasi kekerasan. Sebaliknya, Mosul menyajikan perang sebagai sesuatu yang kotor, membingungkan, dan melelahkan secara emosional.
Berita Terkait
-
The Ambush (Al Kameen): Ketegangan Brutal di Lembah Yaman, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Number One: Saat Masakan Ibu Jadi Hitung Mundur Kematian
-
Midnight in the Switchgrass Malam Ini: Duet Megan Fox dan Bruce Willis Memburu Pembunuh Berantai
-
Hunter Killer: Aksi Heroik Gerard Butler Mencegah Perang Dunia III, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis dan Fakta Menarik The Spy di Netflix: Kisah Nyata Eli Cohen, Agen Mossad Paling Legendaris
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rekor Project Hail Mary: Debut Box Office Rp1,3 Triliun dan Raih Skor 94 Persen di Rotten Tomatoes
-
Review Film Ghost In the Cell: Potret Kelam Lapas dan Sindiran Pedas buat Pejabat Korup
-
Viral Dodit Kucing Gembrot Jadi Artis Google Maps, Titik Lokasinya Diburu
-
Annette Edoarda Tegang Selama Syuting Film Horor Songko di Tomohon
-
Nissa Sabyan Diduga Sudah Melahirkan Gara-Gara Video Orangtua Pangku Bayi, Ini Fakta Sebenarnya
-
Sinopsis One Piece: The Battle of Alabasta, Misi Luffy Selamatkan Kerajaan Vivi dari Kehancuran
-
Reza Arap Klaim Lagu Asian Games Karya Sendiri, Gerald Liu Kasih Jawaban Menohok
-
Dihujani Hujatan usai Balik Jadi Perempuan, Lucinta Luna Bela Diri: Ini Kebahagiaanku!
-
Diundang Jadi Penutup Marapthon, Reaksi Aldi Taher Bikin Reza Arap Geleng-Geleng
-
Setelah Ramai Dihujat Ingin Jual Rumah, Okin Kini Pilih Berdamai dengan Rachel Vennya