- Film aksi spionase Inggris adaptasi novel Andy McNab ini tayang di Trans TV Jumat (9/1/2026) pukul 21.00 WIB.
- Tom Buckingham, agen SAS, harus menyelamatkan kekasihnya dari pembajakan kereta Eurostar oleh kelompok Black Swans.
- Film ini menonjolkan eksplorasi psikologis karakter utama dengan adegan aksi brutal yang realistis dalam terowongan.
Suara.com - Dunia sinema aksi spionase Inggris kembali menggeliat dengan kehadiran SAS: Red Notice (di beberapa wilayah dirilis dengan judul SAS: Rise of the Black Swan).
Diadaptasi dari novel laris karya mantan tentara SAS, Andy McNab, film ini menjanjikan ketegangan yang lebih mentah dan realistis dibandingkan waralaba spionase yang lebih "licin" seperti James Bond.
SAS: Red Notice akan tayang Jumat (9/1/2026) malam ini pukul 21.00 WIB di Trans TV.
Sebelum Anda menonton filmnya, berikut kami sajikan sinopsis lengkapnya.
Cerita berpusat pada Tom Buckingham (diperankan Sam Heughan), seorang agen tangguh dari unit elit SAS yang sedang tidak bertugas.
Tom berencana membawa kekasihnya, dr Sophie Hart (Hannah John-Kamen), ke Paris menggunakan kereta Eurostar untuk melamar sang pujaan hati.
Namun, rencana romantis tersebut berubah menjadi mimpi buruk di tengah terowongan Channel Tunnel.
Sekelompok tentara bayaran kejam yang dikenal sebagai "Black Swans", dipimpin oleh Grace Lewis (Ruby Rose) yang berdarah dingin, membajak kereta tersebut.
Mereka menyandera ratusan penumpang sebagai alat tawar-menawar untuk mengungkap rahasia kotor pemerintah Inggris terkait korupsi korporasi di Georgia.
Baca Juga: Beli Tiket Film Penerbangan Terakhir di M-Tix, Ada Promo Buy 1 Get 1 Free
Dengan Sophie yang ikut terjebak di antara para sandera, Tom menjadi satu-satunya harapan untuk menghentikan Grace sebelum ia meledakkan terowongan tersebut.
Salah satu aspek paling menarik dari SAS: Red Notice adalah eksplorasi psikologis karakternya.
Berbeda dengan pahlawan aksi konvensional, Tom Buckingham digambarkan memiliki kecenderungan sosiopat yang membuatnya mampu membunuh tanpa keraguan, sebuah sifat yang diklaim Andy McNab sangat umum ditemukan pada tentara elit terbaik.
Ruby Rose memberikan performa yang mengintimidasi sebagai Grace Lewis.
Ia bukan sekadar penjahat kartun; ia adalah produk dari sistem militer yang korup, menjadikannya cermin gelap bagi karakter Tom.
Kehadiran aktor veteran Andy Serkis sebagai George Clements menambah bobot pada film ini, memberikan nuansa intrik politik yang kental di balik layar operasi militer tersebut.
Film ini dipuji sebagai thriller yang efisien dengan tempo yang sangat cepat, meskipun ia mencatat bahwa beberapa dialog terasa kaku.
Penampilan Sam Heughan juga dipuji, dianggap sangat layak untuk masuk dalam bursa calon pemeran James Bond di masa depan karena perpaduan antara karisma dan ketangguhan fisiknya.
Visual film ini berhasil menangkap klaustrofobia yang mencekam di dalam terowongan bawah laut.
Adegan perkelahian jarak dekat (CQC) dikoreografi dengan apik, menunjukkan brutalitas yang menjadi ciri khas tulisan McNab.
Meski beberapa plot sampingan terasa sedikit terburu-buru, SAS: Red Notice berhasil memberikan hiburan aksi murni yang memuaskan bagi para penggemar genre ini.
Bagi Anda penikmat film aksi seperti Die Hard atau seri John Wick, SAS: Red Notice adalah tontonan wajib.
Film ini tidak hanya menawarkan ledakan dan baku tembak, tetapi juga memberikan perspektif unik tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik unit pasukan khusus paling rahasia di dunia.
Berita Terkait
-
Beli Tiket Film Penerbangan Terakhir di M-Tix, Ada Promo Buy 1 Get 1 Free
-
Review Penunggu Rumah: Buto Ijo, Upaya Gandhi Fernando Angkat Mitologi yang Terlupakan
-
Sinopsis The East Palace: Misi Nam Joo Hyuk Jadi Pemburu Hantu di Drakor Fantasi Terbaru Netflix
-
Mosul Malam Ini di Trans TV: Potret Brutal dan Otentik Perjuangan Tim SWAT Irak Melawan ISIS
-
The Ambush (Al Kameen): Ketegangan Brutal di Lembah Yaman, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jejak Spiritual Sinead OConnor: Tukang Protes Gereja hingga Masuk Islam
-
Puasa Sendirian di Tengah Badai Perceraian, Insanul Fahmi Tak Mau Menyerah Rujuk dari Mawa
-
Nia Ramadhani Mendadak Harus Operasi, Sakit Apa?
-
Komentari Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Sabrina Chairunnisa Ingatkan Bahaya Pamer di Medsos
-
Berat Badan Naik Drastis, Tina Toon Sempat Tak Percaya Diri Sampai Pilih Rahasiakan Kehamilan
-
Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR
-
Habib Ja'far dan Coki Pardede Akhirnya Reuni, Kasus Onad jadi Titik Balik
-
Undangan Bocor, Virgoun Dikabarkan Menikah dengan Lindi Kamis Pekan Ini
-
Jadi 'Tokek' di Ghost in the Cell, Aming Bakal Pamer Lekukan Tubuh Eksotis: Karakter Paling Unyu
-
Belajar dari Pengalaman Pribadi, Al Ghazali Tegas Tak Akan Tampilkan Wajah Anak Demi Jaga Privasi