- Polisi memeriksa enam saksi di TKP, termasuk mengagendakan pemeriksaan terhadap Reza Arap.
- Kepolisian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengklarifikasi riwayat gangguan kesehatan terakhir almarhumah.
- CCTV dan sejumlah barang bukti telah diamankan untuk diuji secara forensik guna memastikan penyebab pasti kematian.
Suara.com - Polisi terus menyelidiki terkait meninggalnya selebgram Lula Lahfah di apartemen tempat tinggalnya, Jakarta Selatan, pada Jumat, 25 Januari 2026.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menyampaikan, bahwa hari ini, Senin, 26 Jauari 2026, ada enam orang yang diperiksa.
"Kami memeriksa enam saksi yang ada di TKP pada saat itu," kata Iskandar ditemui di Polres Jakarta Selatan pada Senin, 26 Januari 2026.
Salah satu saksi yang diperiksa hari ini adalah kekasih almarhumah, Reza Arap. Namun hingga pukul 16.00 WIB, sang YouTuber belum muncul di Polres Jakarta Selatan.
Selain memeriksa para saksi di lapangan, kepolisian juga mengarahkan fokus penyelidikan kepada riwayat kesehatan terakhir Lula Lahfah.
"Selain itu (saksi) dengan pihak rumah sakit, karena berdasarkan informasi salah satu saksi, saudari LL ini mengalami gangguan kesehatan," jelas Iskandar.
"Oleh karena itu, kita juga berdasarkan keterangan itu berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mencari tahu, mengklarifikasi fakta yang ada seperti apa," tambahnya.
Namun, pihak kepolisian meminta publik untuk bersabar karena kesimpulan akhir masih harus menunggu hasil pemeriksaan klinis secara resmi dari tim medis terkait.
"Jadi, sampai saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter. Dan dokter juga siap untuk memberikan keterangan kepada kepolisian," katanya.
Baca Juga: Disindir Netizen tentang Masa Lalu di Tengah Duka, Reza Arap Bertekad Jaga Nama Baik Lula Lahfah
Di sisi lain, polisi telah mengamankan barang bukti. Ada CCTV dan benda lain yang kemudian dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor).
"Dari kepolisian ada beberapa barang bukti. Nanti akan kami siapkan press conference, karena barang bukti tersebut harus kita laksanakan uji labfor," pungkas pihak kepolisian.
Berita Terkait
-
Channel YB Resmi Tayangkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Reza Arap Siapkan Beragam Program
-
Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon
-
Tiket Ludes, Segini Biaya Nonton Online Festivaaal Marapthon: The Last Tale
-
Jadwal Lengkap Rundown Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan, Open Gate Jam Berapa?
-
Daftar Lengkap Lineup Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir