Suara.com - Sarah Sechan mengaku ikut menangis usai menyimak curahan hati Ressa Rizky yang berharap diakui Denada sebagai anaknya.
Melalui akun Threads pribadinya, mantan VJ MTV itu menuliskan respons panjang yang menyentil fenomena dua sosok ibu dalam kisah viral berbeda.
Sarah membandingkan dua cerita anak laki-laki yang sama-sama menangis, namun memiliki latar persoalan keluarga dan perlakuan ibu sangat kontras.
Dia menyebut ada dua sosok mama yang tidak beres, salah satunya tentu saja ditujukan pada Denada.
"Sepertinya ada dua mama yang nggak beres di dalam dua cerita ini," tulis Sarah seperti dikutip pada Rabu, 28 Januari 2026.
Menurut Sarah Sechan, tidak semua perempuan yang dipanggil mama mampu membimbing, merawat, serta melindungi anak sebagaimana peran ibu seharusnya.
Dalam unggahan lain, Sarah juga mengaku menonton podcast Denny Sumargo yang menghadirkan Ressa, ibu asuhnya, serta paman yang mengetahui kisah hidupnya.
Dia menggambarkan suasana podcast tersebut penuh kesedihan, tanpa amarah, dan hanya memperlihatkan luka batin mendalam dari seorang anak.
Sarah Sechan mengaku ikut menangis mendengar harapan Ressa yang sederhana namun menyentuh, yakni ingin diakui oleh ibu kandungnya.
Baca Juga: Tangis Ressa Pecah, Berharap Diakui Denada sebagai Anak: Cuma untuk Ketenangan Hati
"Gimana nggak ikut nangis pas dia bicara tentang harapannya dari semua yang dia lewati dan rasakan," ungkapnya.
Dalam podcast tersebut, Ressa menegaskan bahwa dirinya tidak menginginkan materi atau uang dari Denada sebagai ibu biologisnya.
Ressa hanya berharap pengakuan secara terbuka, karena selama dua puluh empat tahun dia merasa hidup tanpa identitas dari ibu kandung.
Dia menyampaikan bahwa sejak kecil doanya adalah dipertemukan dan saling mengakui dengan Denada sebagai ibu dan anak.
Ressa menegaskan dirinya mampu bekerja dan mandiri secara finansial, sehingga tuntutannya murni demi ketenangan batin.
Dia mengaku sedih melihat perbedaan perlakuan Denada terhadap dirinya dan Aisyah, anak Denada yang lain.
Berita Terkait
-
Ressa Rossano Menikah Tanpa Dihadiri Denada? Ini Faktanya
-
Menang atas Gugatan Ressa, Denada Juga Resmi Jadi Ibu Mertua
-
Kini Sudah Diakui Anak, Denada Janji Pertemukan Ressa Rizky Rossano dan Aisha di Singapura
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga