Suara.com - Personel band Superman Is Dead (SID), Jerinx, kembali menyinggung soal konspirasi Covid-19 yang dulu sempat membuat dirinya dicemooh dan dianggap halu.
Pemilik nama I Gede Ari Astina itu sebelumnya mengunggah soal pernyataannya terkait konspirasi Covid-19 yang dipercaya dilakukan oleh para elit global dan disinggung dalam Epstein Files.
Merasa kini ucapannya terbukti, Jerinx kembali mengingatkan momen saat dirinya demo menentang rapid test di Bali pada 2020 lalu.
Melalui unggahannya, Jerinx mengunggah video saat dirinya bersama masyarakat Bali lainnya berkumpul di lapangan Badjra Sandhi, Renon, Denpasar, Bali, untuk berunjuk rasa menolak diberlakukannya rapid test.
Selain itu, Jerinx juga mengunggah fotonya yang diborgol menggunakan kable ties didampingi sang istri, Nora Alexandra.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah kaus yang digunakan Jerinx bertuliskan “Bali tolak Rapid”.
Jerinx mengatakan, jika saja saat itu Bali tidak melakukan rapid test, maka kota tersebut akan bebas dari pandemi Covid-19.
“Bisa baca tulisan di kaos saya? Jika itu dilakukan, Bali pasti bebas dari plandemix karena syarat utama status plandemix adalah kuota statistik. Untuk memenuhi kuota, dipaksakanlah penggunaan alat test yang sudah dikondisikan,” tulis Jerinx pada Sabtu (7/2/2026).
Lebih lanjut, musisi asal Bali itu juga menyinggung bahwa alat PCR yang yang digunakan untuk tes Covid-19 tidak bisa menjadi pendeteksi untuk semua virus.
Baca Juga: Jerinx Pernah Dipenjara, Superman Is Dead Tetap Kompak: Kami Tahu Arti Band Sebenarnya
“Penemu PCR, Kary Mullis, berkali-kali nyatakan alat yang ia ciptakan tidak bisa dijadikan standar emas untuk mendeteksi semua virus menular,” ujarnya.
“Kary yang juga peraih Nobel Prize meninggal tak lama sebelum plandemix dideklarasikan dan kita dipaksa memaklumi timing kematiannya yang janggal. Itu satu,” katanya menambahkan.
Tak hanya menolak rapid test, Jerinx menyaratakan keberatan dengan adanya fenomena Jakarta-sentris yang menyebabkan daerah-daerah di Indonesia, termasuk Bali, harus patuh pada perintah pusat.
“Yang kedua, inilah alasan saya menyudahi fenomena Jakarta-sentris. Jika Bali punya sedikit nyali gak ngikut semua perintah Pusat, Bali bisa selamat,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Jerinx melontarkan sindiran keras terhadap kalangan selebritas ibu kota yang ikut andil besar dalam kampanye soal Covid-19.
“IQ 99% seleb & influencer ibu kota itu lebih rendah dari yang kalian pikir. Dan yang ketiga, kemana mereka yang dulu bernarasi jika sosok di sebelah saya ini akan pergi setelah saya dibui?” tutup Jerinx dalam unggahannya.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Dicibir Saat Upacara Ngaben Ayah Jerinx, Nora Alexandra Tegaskan: Saya Terlahir Muslim
-
Kabar Duka, Ayah Jerinx SID Meninggal Dunia
-
Nora Alexandra Ikut Tampil di Atas Panggung, Jerinx Bela Istri yang Dituding Pansos ke SID
-
Jerinx Jawab Tuduhan Nora Alexandra Pansos dengan SID
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok