- Produser Nico Rosto merilis film aksi berjudul Jangan Seperti Bapak, berbeda dari tren horor dan komedi saat ini.
- Strategi pemasaran film ini adalah membungkus genre aksi dengan drama keluarga agar lebih menarik bagi penonton.
- Film tersebut membahas isu sosial fatherless dan menghabiskan biaya produksi sekitar Rp 10 miliar.
Bukan bermaksud menipu, tapi ia juga mengambil referensi dari luar negeri.
"Sebagai contoh saya pernah lihat beberapa film seri Korea yang judulnya kekeluargaan, begitu saya nonton lho kok zombie?" tutur Nico memberikan perumpamaan.
Sehingga baginya tak salah menyisipkan action dalam film yang judulnya mengarah pada drama keluarga.
Strategi ini tampaknya berhasil. Sebab sebelum film Jangan Seperti Bapak rilis hari ini, film tersebut sempat menggelar screening dan mendapat respons positif.
"Beberapa kali kita screening di beberapa bioskop, banyak yang nangis kok anak-anak sekolah," ucapnya dengan nada bangga.
Sebagai informasi, film Jangan Seperti Bapak mengangkat isu sosial tentang fenomena fatherless atau hilangnya sosok ayah dalam kehidupan anak-anak di Indonesia.
Angle, tokoh yang dimainkan Zee Asadel merasa dikekang oleh ayahnya yang seorang gangster.
Karena itu Angle kehilangan sosok ayah yang hangat.
Tapi kemudian cerita berubah menjadi balas dendam setelah sang ayah dibunuh oleh seseorang yang misterius.
Baca Juga: Debut Akting Coach Justin di Film Jangan Seperti Bapak Banjir Komentar Kocak
Dalam proses balas dendam inilah Angle menyadari betapa sang ayah sangat menyayanginya.
"Ceritanya cukup relevan. Media sosial, cerita orang, sama kayak itulah komen-komen di TikTok atau segala macam, ada cerita seperti itu," kata produser yang pernah membuat film Gereja Setan ini.
Terkait dengan aspek bisnis, Nico Rosto mengungkapkan, biaya produksi film Jangan Seperti Bapak ini mencapai angka fantastis.
Ia menggelontorkan dana sekitar Rp 10 miliar untuk memastikan kualitas visual dan ceritanya maksimal.
Bicara soal untung dan rugi, Nico Rosto menutupnya dengan kalimat, "Setiap film punya rezekinya masing-masing, setiap film punya nyawanya masing-masing."
Berita Terkait
-
Debut Akting Coach Justin di Film Jangan Seperti Bapak Banjir Komentar Kocak
-
Promo Buy 1 Get 1 Tiket Film Jangan Seperti Bapak di m.tix, Berlaku hingga 11 Februari
-
Dari Tugas Akhir ke Panggung Dunia, Film Anak Macan Sabet Best International Short Film
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
-
Agak Laen: Menyala Pantiku! Jadi Film Indonesia Ketiga yang Tembus 10 Juta Penonton
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia