- Kreator akun Saturdeps mengunggah video yang menyoroti sepinya bisnis kuliner "Nasi Kulit Mak Igun" milik Ivan Gunawan.
-
Ivan Gunawan mengecam aksi tersebut dan menilai seharusnya pedagang yang sepi didoakan, bukan dijadikan konten negatif.
- Ivan menganggap kreator tersebut hanya mencari popularitas instan dengan cara memojokkan usaha milik publik figur.
Suara.com - Desainer kondang sekaligus pesohor tanah air, Ivan Gunawan, mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya baru-baru ini.
Hal ini lantaran seorang kreator konten dengan akun Saturdeps, mengunggah video ulasan mengenai bisnis kuliner Ivan Gunawan, 'Nasi Kulit Mak Igun'.
Saturdeps secara gamblang mengungkapkan rasa heran karena restoran tersebut tampak sunyi dari hiruk-pikuk pembeli.
"Gue nggak tahu kenapa Nasi Kulit Maigun jadi sesepi ini," ujar Saturdeps dalam cuplikan video di Instagram Ivan Gunawan pada Senin, 23 Februari 2026.
Kreator tersebut kemudian memberikan gambaran video dengan kata-kata, "Dan ini dia... The Quiet Nasi Kulit Mak Igun,"
Merasa bisnis yang dibangunnya dengan susah payah dijadikan bahan konten negatif, Ivan Gunawan memberikan respons.
"Kalau saya pribadi liat dagangan orang sepi, itu dibeli dan didoakan. Bukan dibikin konten pas lagi sepi," tulis Ivan Gunawan dengan nada tegas.
Desainer berusia 42 tahun ini mengaku tetap optimistis. Hal itu dilakukan demi kelangsungan hidup para staf yang bekerja padanya.
"Alhamdulilah saya terus berdoa dan berharap sama ALLAH SWT agar dagangan saya ramai. Karena banyak orang yg saya hidupin setiap bulannya," tambahnya.
Baca Juga: Viral Tempat Usahanya Sepi Pengunjung, Ivan Gunawan: Harusnya Didoain, Bukan Dikontenin
Ivan Gunawan juga menduga bahwa sang konten kreator hanya mencari popularitas dengan cara memojokkan usaha milik publik figur demi mendapatkan perhatian publik.
"Dia kan pengen terkenal secara instan, nah aku bantu agar lebih terkenal," pungkas desainer kondang tersebut menyindir aksi sang kreator.
Tag
Berita Terkait
-
Ivan Gunawan Jadi Orang Tua Asuh 20 Santri, Dukung Lahirnya Dai Qurani
-
Helai Kenang: Saat Kerinduan pada Barli Asmara Menjelma Menjadi Karya di Garis Poetih 2026
-
Ivan Gunawan Curhat soal Penyakit Ain, Ustaz Felix Siauw Ungkap Cara Menangkalnya
-
Road to Garis Poetih Raya Festival 2026, Langkah Besar Ivan Gunawan Sambut Ramadan
-
Bantah Penyuka Sejenis, dr Boyke Justru Sorot Pria yang Suka ke Tempat Gym
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Menolak Lupa Tradisi, Film Hari Yang Kita Tunggu Jadi Kado Manis Perayaan Imlek Nasional 2026
-
Ingin Jambak Ibu Tiri, Lisnawati Menyesal Tak Ambil Nizam Syafei Sejak Dulu
-
Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
-
7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kemang, Warga Tak Ada yang Sadar
-
Nizam Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Punya Firasat 3 Hari Sebelumnya
-
Langgar Aturan 2N+1 LPDP, Berapa Denda yang Harus Dibayar Suami Dwi Sasetyaningtyas?
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
Lisnawati Cari Keadilan untuk Nizam: Dulu Disiksa Suami, Kini Anak Diduga Tewas di Tangan Ibu Tiri
-
Akhir Kontroversi Hina Status WNI: Tyas Di-blacklist, Suami Setuju Kembalikan Dana LPDP Plus Bunga