Suara.com - Kreator konten Cinta Ruhama Amelz alias Tara menginformasikan bahwa ia resmi dilaporkan oleh terduga kasus kekerasan seksual atas pencemaran nama baik.
Kasus bermula saat Tara melaporkan kasus rudapaksa yang dialaminya pada 2017 lalu yang dilakukan oleh pria bernama Rendy Brahmantyo atau Embo.
Kini saat kasusnya tengah diproses, Tara justru dilaporkan balik oleh terlapor.
“Aku ingin menyampaikan satu informasi penting, aku resmi dilaporkan balik oleh terlapor atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik,” kata Tara melalui unggahannya pada Senin (23/2/2026).
Tara mengatakan bahwa kebanyakan korban kekerasan seksual kerap mengalami kasus serupa di mana korban justru dilaporkan balik oleh pelaku.
“Dilaporkan, ditekan, dibuat lelah secara mental dan hukum,” kata Tara.
Meski kini laporan hukum berbalik kepadanya, Tara tetap teguh dan siap mempertanggungjawabkan laporannya tersebut.
“Aku tidak akan mencabut apa yang sudah aku sampaikan. Aku berbicara berdasarkan pengalaman yang aku alami, dan aku siap mempertanggungjawabkannya secara hukum,” ujarnya.
Baca Juga: Thanksinsomnia Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Mohan Hazian Imbas Isu Dugaan Pelecehan
Atas kasus pelaporan balik yang dialaminya, Tara menyangsikan akan adanya kasus serupa bagi para korban kekerasan seksual yang mencoba mencari keadilan.
“Tapi aku juga ingin kita berpikir bersama, kalau setiap orang yang bersuara tentang kekerasan seksual langsung dilaporkan balik, apa dampaknya bagi korban-korban lain?” tuturnya.
Meski kini berstatus terlapor, Tara tetap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Ia lalu mengajak publik untuk bersama-sama mengawal kasus ini.
“Aku akan menghadapi proses ini dengan tenang, aku percaya proses hukum harus berjalan secara adil dan transparan, dan karena itu aku mengajak kalian untuk ikut mengawal kasus ini,” tuturnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan bahwa proses penyelidikan kasus yang dilaporkan Tara tersebut mengalami kendala.
Hal itu disebabkan karena kasus dugaan kekerasan seksual itu terjadi pada 2017, sehingga kondisi TKP telah berubah.
“Kendala penyidik di mana TKP sudah berubah pengelolaan manajemen, CCTV sudah tidak support karena dugaan kejadian 2017, saksi-saksi yang merujuk kejadian sangat minim keterangan karena kejadian 2017,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (23/2/2026).
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Sutradara Terduga Pelaku Pelecehan Berkedok Casting Film Buka Suara
-
Viral Dugaan Kasus Pelecehan dengan Modus Casting Film, Korban di Bawah Umur
-
Kisah Inspiratif Lipay Xia, dari Titik Terendah hingga Sukses di Dunia Cosplay dan E-Sport
-
Tuai Kecaman dan Ancaman, Kakak Itwill Batalkan Acara Study Tour di 6 Kota
-
Kreator Konten Cinta Ruhama Amelz Laporkan Kasus Pemerkosaan, Pelakunya Sahabat Suami
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini
-
Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf
-
Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Nizam Curigai Hubungan Istri dengan Anak Angkat
-
Kontribusi sebagai Alumni LPDP Dipertanyakan, Tasya Kamila Singgung Statusnya sebagai IRT
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Sinopsis Film Korea Omniscient Reader: The Prophecy, Penggemar Ahn Hyo Seop dan Lee Min Ho Merapat!
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme
-
Klarifikasi Okin Absen di Acara Anak Bikin Gaduh: Akui Salah, Bantah Dilarang Pacar