Entertainment / Film
Selasa, 24 Februari 2026 | 11:50 WIB
Joko Anwar, sutradara film Ghost in the Cell saat konferensi pers di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Senin, 23 Februari 2026. [Suara.com/Rena Pangesti
Baca 10 detik
  • Sutradara Joko Anwar membuat gebrakan film horor komedi berjudul *Ghost in the Cell* menggunakan lagu anak legendaris.
  • Pemilihan lagu "Cicak-cicak di Dinding" karena perilaku hantu yang melata mencari mangsa, diungkapkan saat konferensi pers Senin (23/2/2026).
  • Seluruh tempo dan ketukan adegan film, termasuk aksi laga, dirancang sutradara agar selaras dengan irama lagu tersebut.

Suara.com - Sutradara kondang Joko Anwar kembali membuat gebrakan unik lewat proyek film horor komedi, Ghost in the Cell.

Joko Anwar memilih lagu anak-anak legendaris "Cicak-cicak di Dinding" sebagai latar musik. 

Lagu yang sejatinya diperuntukkan buat anak-anak, seketika mencekam seperti yang terlihat dalam trailer.

"Cicak-cicak di dinding dipilih karena kelakuan dari hantunya itu seperti cicak-cicak di dinding gitu," kata Joko Anwar dalam konferensi pers di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Senin, 23 Februari 2026.

Pemilihan lagu tersebut ternyata disesuaikan dengan penggambaran sosok hantu dalam film. Sebab disebut Joko Anwar, makhluk ini memiliki kebiasaan melata untuk mencari mangsa.

Pemain film Ghost in the Cell saat konferensi pers di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Senin, 23 Februari 2026. [Suara.com/Rena Pangesti

"Tapi cicak-cicak di dinding itu memang kelakuan dari hantu kita. Jadi dia melata mencari mangsa," tutur sineas 50 tahun tersebut.

Joko Anwar juga menjelaskan bahwa kehadiran lagu ini memiliki keterkaitan metaforis dengan karakter Tokek yang diperankan Aming.

"Dan cicak itu kayak versi kecil dari tokek. Karena di film kita ada tokek, kalau lagunya tokek-tokek di dinding, nggak ada lagunya," terang Joko Anwar.

Menariknya, sutradara peraih Piala Citra ini merancang seluruh tempo dan ketukan adegan dalam film agar selaras dengan irama lagu tersebut.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Drama Keluarga, Film Titip Bunda di Surga-Mu Ajarkan Arti 'Pulang' Sesungguhnya

"Jadi beat-nya tuh film kita mengikuti lagu Cicak-cicak di Dinding. Semuanya," jelas sang sutradara.

Irama lagu anak tersebut bahkan terasa sangat kental pada adegan laga, terutama saat para narapidana sedang terlibat aksi baku hantam.

"Adegan misalnya adegan berantem pukul-pukulan, sesuai beat-nya kan? 'Ci-cak, ci-cak, di din-ding'," katanya mengucapkan ulang.

Berkaitan dengan film horor komedi yang digarap, Joko Anwar mengatakan, "Yakin itu lagu anak-anak? Artinya emang apa," ucapnya penuh tanda tanya.

Meski mampu mengubah suasana menjadi horor, Joko Anwar memastikan lirik lagu tetap orisinal. Hal itu karena terikat dengan hak cipta yang telah dibeli secara resmi.

"Nggak, nggak, kan kita beli rights-nya jadi nggak boleh diubah, harus sama," pungkas Joko Anwar.

Load More