Entertainment / Film
Selasa, 24 Februari 2026 | 19:00 WIB
Ghost in the Cell (instagram.com/jokoanwar)
Baca 10 detik
  • Film horor-komedi terbaru Joko Anwar, *Ghost in the Cell*, menampilkan Abimana dan Aming berlatar penjara mencekam.
  • Ide film ini muncul sejak 2018, bertujuan memotret dinamika masyarakat menggunakan penjara sebagai miniatur kehidupan sosial.
  • Produksi melibatkan pembangunan set penjara detail dari nol dan melibatkan lebih dari seratus pemeran untuk realisme.

2. Detail Fasilitas Blok yang Lengkap

Set tersebut dibuat menyerupai miniatur penjara sungguhan dengan pembagian blok A sampai K, termasuk adanya fasilitas umum seperti area musala, tempat mandi, hingga ruang seni.

"Jadi betul-betul kita bentuk dari nol tapi memang fungsional sebagai penjara," ucap sineas 50 tahun ini.

3. Kehadiran Karakter Perempuan

Walaupun fokus utama cerita berada di penjara laki-laki, terdapat sosok aktris berbakat Marissa Anita.

Namun memang, sosoknya tidak ditampilkan dalam trailer.

4. Melibatkan Ratusan Pemain

Skala produksi film ini tergolong sangat besar karena melibatkan seratusan orang lebih di lokasi syuting.

Tujuannya, untuk menciptakan atmosfer lapas yang terasa sangat padat dan juga nyata.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Drama Keluarga, Film Titip Bunda di Surga-Mu Ajarkan Arti 'Pulang' Sesungguhnya

"Cast-nya 110 dengan ekstras semua," kata Joko Anwar.

5. Alasan Menghindari Slot Lebaran

Meski memiliki peluang besar meraup jutaan penonton saat momen Idul Fitri, Joko Anwar lebih memilih tanggal 16 April 2026 sebagai waktu penayangan perdana di seluruh bioskop.

"Kalau Lebaran kan ramai banget ya. Terus kalian lihat tadi kan trailer-nya, cocok nggak Lebaran? Takut kualat," tuturnya.

Load More