- Wali santri viral karena marah dan mengancam melaporkan ustaz pengasuh pesantren terkait teguran merokok anaknya.
- Perdebatan terjadi di sebuah ruangan, di mana wali santri menuntut klarifikasi terbuka sementara ustaz bersikukuh menegakkan aturan pondok.
- Video tersebut viral di media sosial pada Selasa, 24 Februari 2026, memicu reaksi negatif netizen terhadap sikap wali santri tersebut.
Suara.com - Sebuah video memperlihatkan aksi protes seorang wali santri terhadap pengasuh pondok pesantren viral di media sosial.
Ibu tersebut tak terima anaknya ditegur gara-gara merokok, bahkan mengancam akan melaporkan sang guru yang juga seorang ustaz, ke pihak berwajib.
Video yang viral tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @kegoblogan.unfaedah pada Selasa, 24 Februari 2026, menunjukkan ketegangan di sebuah ruangan.
Perempuan berjilbab tersebut tampak emosional sambil merekam sang ustaz dengan ponselnya.
Dia menuntut permintaan maaf dan klarifikasi terbuka dari pihak pesantren.
"Saya enggak mau tahu ya, pokoknya ustaz harus klarifikasi. Saya tidak terima ini!" kata perempuan tersebut dengan nada tinggi.
Mendapat desakan itu, sang ustaz mencoba tetap tenang.
Dia justru mempertanyakan letak kesalahannya dalam menjalankan aturan kedisiplinan di lingkungan pondok.
"Klarifikasi atas dasar apa, Bu? Saya tidak punya salah apa-apa, Bu," jawab sang ustaz singkat.
Baca Juga: Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Perdebatan memanas saat sang ibu menganggap pelanggaran anaknya yang merokok adalah hal kecil.
Menurutnya, tindakan tegas pihak pesantren justru berlebihan dan merugikan nama baiknya.
"Itu masalah sepele loh ustaz. Cuma merokok itu sepele kalau menurut saya," imbuhnya.
Tak berhenti di situ, perempuan ini mulai membawa-bawa profesi suaminya sebagai ancaman.
Dia mengklaim memiliki kekuatan hukum untuk menuntut pihak pesantren karena tidak terima anaknya diperlakukan demikian.
"Saya bisa tuntut ustaz. Suami saya polisi, ustaz!" katanya mengancam.
Berita Terkait
-
Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
-
Ayah Nizam Syafei Akui Lakukan KDRT, Kini Bongkar 'Kebusukan' Mantan Istrinya
-
Lagi Asyik Jalan-Jalan di Grand Indonesia, Lisa BLACKPINK Nyaris 'Nyusruk'
-
Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah
-
Siap-siap! Variety Show Legendaris The Traitors Bakal Hadir di Indonesia
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi