Entertainment / Film
Jum'at, 10 April 2026 | 19:45 WIB
Petikan trailer film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel [Youtube]
Baca 10 detik
  • Film Ozora mengangkat tragedi penganiayaan David Ozora tahun 2023 sebagai refleksi sosial atas isu arogansi dan penyalahgunaan kekuasaan.
  • Menampilkan akting emosional Chicco Jerikho dan Muzakki Ramdhan di bawah arahan sutradara Anggy serta Bounty Umbara.
  • Selain tayang di Netflix dan mancanegara, film ini hadir sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan hukum dan kekuasaan.

Salah satu alasan mengapa film ini begitu dinantikan adalah temanya yang sangat relevan dengan isu sosial saat ini, yaitu penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power.

Film ini memotret bagaimana uang dan jabatan seringkali membuat seseorang merasa berada di atas hukum.

Chicco Jerikho mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini adalah sebuah misi untuk menyuarakan keresahan publik. Menurutnya, film ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah pernyataan sikap.

"Film ini adalah suara, sebuah harapan, bahwa kita tidak bisa semena-mena menggunakan kekuasaan. Film ini merupakan perlawanan terhadap orang yang abuse of power," kata Chicco.

4. Jangkauan Internasional di Asia Tenggara

Keberhasilan pengemasan cerita Ozora membuatnya tidak hanya tayang di Indonesia. Berkat kerja sama antara Umbara Brothers dengan D-Bay Film Factory dan jaringan bioskop 10Star Cinemas, film ini juga menyapa penonton di tiga negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

5. Mengapa kamu Harus Menontonnya?

Menonton Ozora di Netflix mungkin akan memberikan pengalaman yang tidak nyaman bagi sebagian orang karena intensitas emosi dan penggambaran konfliknya.

Namun, bagi kamu yang peduli pada isu keadilan dan ingin memahami lebih dalam sisi psikologis dari sebuah tragedi yang sempat viral, film ini adalah tontonan wajib.

Baca Juga: Review Bloodhounds Season 2: Bromance Brutal Is Back, Udah Siap Liat Rain Jadi Villain?

Load More