Suara.com - Ayu Sulistiani, finalis Puteri Indonesia 2026 perwakilan Sumatera Selatan, menghadirkan kostum unik bertema kuliner khas daerah yang sarat makna budaya.
Kostum yang dia kenakan diberi nama "Pempek Sepeda", terinspirasi dari penjual pempek keliling yang menjadi pemandangan khas Kota Palembang.
Desain kostum tersebut menyerupai sepeda dagang tradisional lengkap dengan roda pada bagian kaki serta gerobak kaca berisi replika pempek.
Konsep ini menggambarkan aktivitas ekonomi kerakyatan yang masih bertahan hingga kini dan menjadi identitas kuat masyarakat Sumatera Selatan.
Ayu Sulistiani memang dikenal konsisten mengangkat kearifan lokal dalam setiap penampilannya di ajang nasional.
Pemilihan tema "Pempek Sepeda" bukan sekadar estetika visual, melainkan bentuk penghormatan terhadap budaya dagang tradisional masyarakat Palembang.
Dia juga menegaskan komitmennya sejak awal kompetisi untuk membawa identitas daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional secara kreatif.
Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Ayu Sulistiani berhasil meraih posisi Top 3 Best Traditional Costume di Puteri Indonesia 2026.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa eksplorasi budaya lokal mampu menarik perhatian juri sekaligus memberikan nilai lebih dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Baca Juga: Mengenal Sosok Melliza Xaviera, Wakil Indonesia yang Raih Runner Up 3 Miss International 2025
Respons publik terhadap penampilan Ayu Sulistiani juga cukup beragam dan didominasi komentar positif dari warganet yang merasa terwakili.
"Ayu enjoy banget bawain Traditional Costume-nya, yang nonton pada suka dan relate sama kehidupan sehari-hari orang Palembang," tulis seorang warganet.
Komentar lain menyebutkan kebanggaan terhadap budaya daerah yang diangkat hingga ke panggung nasional melalui ajang kecantikan tersebut.
"Berbanggalah kalian wahai wong kito galo, pempek dan cuko kalian tak ada tandingannya hingga queen-mu membawa kejayaan ini," tulis warganet lain.
Kostum pilihan Ayu memperlihatkan bagaimana elemen sederhana dari kehidupan sehari-hari dapat diolah menjadi karya kreatif bernilai tinggi.
Kehadiran kostum bertema pempek ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan budaya lokal dapat menjadi identitas yang membedakan di tingkat nasional.
Ayu Sulistiani pun dinilai berhasil memadukan unsur tradisional dengan kreativitas modern sehingga menghasilkan penampilan yang berkesan dan autentik.
Keberhasilannya ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan budaya daerah melalui berbagai medium kreatif.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak Istri Sah
-
Dituding Pelakor, Jeni Rahmadial Finalis Puteri Indonesia Dilabrak Istri Sah di Tempat Umum
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Idap Jantung hingga Thalassemia, Pelawak Prapto Pempek Butuh Bantuan
-
Mimpi Jadi Puteri Indonesia Kandas karena Keinginan Pacar: Kisah Kelam Aurelie Moeremans Terungkap
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway
-
Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China
-
3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan
-
BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?
-
Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah
-
Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby
-
11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket
-
Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi
-
Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital
-
Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar