Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Senin, 14 September 2026 | 10:56 WIB
Gofar Hilman bikin heboh setelah mengaku rutin cek HIV. [Instagram]
  • Presenter Gofar Hilman membagikan informasi harga bensin serta pajak kendaraan di Arab Saudi melalui akun Thread miliknya.
  • Seorang pramugari memberikan tanggapan dengan menceritakan kondisi kendaraan mewah serta kebiasaan berkendara yang cepat di Kota Jeddah.
  • Sejumlah warganet membandingkan kekayaan sumber daya alam Indonesia dengan Arab Saudi terkait biaya hidup dan energi masyarakat.

Suara.com - Presenter Gofar Hilman yang diketahui sedang menjalani ibadah umroh di Mekkah memposting realita tentang kehidupan masyarakat Arab Saudi.

Gofar yang juga dikenal sebagai penggiat otomotif itu di akun Thread miliknya menuliskan soal harga bensin di Arab Saudi dan pajak mobil.

"Harga bensin di Arab Saudi RON95 Rp 11.100/liter." tulis Gofar Hilman.

Gofar juga menyebut menyebut pajak mobil baru sekitar 15 persen pada awal pembelian, sementara mobil tua diwajibkan menjalani inspeksi tahunan dengan biaya sekitar Rp500 ribu.

"Pajak mobil baru cuma di awal pembelian sekitar 15%, sisanya free.
Punya mobil tua wajib inspeksi setahun sekali, sekali inspeksi Rp 500.000,"

Informasi tersebut kemudian mendapat beragam respons dari pengguna media sosial.

Salah satu netizen yang mengaku bekerja sebagai pramugari dan sering bepergian ke Arab Saudi menceritakan pengalamannya melihat kondisi kendaraan di Jeddah.

“Kalau di Jeddah itu mobil kayak nggak ada harganya, mobil-mobil mewah di jalanan dibiarkan saja,” tulis akun tersebut.

Ia juga menyinggung kebiasaan berkendara di Jeddah yang menurut pengalamannya berbeda dengan Indonesia.

Bahkan, ia mengaku pernah mengalami insiden terserempet kendaraan ketika berada di sana.

“Pernah di jalan sempat disrempet karena memang mereka ngebut-ngebut di sana, tapi mereka santai-santai aja juga mobilnya disrempet,” lanjut akun tersebut.

Banyak komentar netizen kemudian melebar menjadi sindiran terhadap kondisi di Indonesia.

Komentar lain menyoroti perbedaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia dan Arab Saudi.

Netizen mempertanyakan mengapa kekayaan alam Indonesia, yang mencakup batu bara, emas hingga nikel, tidak otomatis membuat biaya hidup dan energi masyarakat menjadi lebih murah.

“Dan di sana cuma ada minyak ya bang. Di sini ada batubara, emas, nikel tapi lebih ribet dari itu,” tulis seorang pengguna.

Pernyataan tersebut menunjukkan kekecewaan sebagian netizen yang menilai persoalan Indonesia bukan semata-mata soal ketersediaan sumber daya alam.

Informasi yang disampaikan Gofar Hilman sesuai fakta.

Dikutip dari saudinesi.id, harga bensin di Arab Saudi berkisar antara 2,18 SAR hingga 2,33 SAR per liter atau sekitar Rp9.000 sampai Rp10.000 per liter.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com