VISION+ Hadirkan POTE, Serial Horor Soal Kutukan Mematikan di Pulau Marunda

Minggu, 20 September 2026 | 11:27 WIB
VISION+ Hadirkan POTE, Serial Horor Soal Kutukan Mematikan di Pulau Marunda [Instagram]
BACA 10 DETIK
  • VISION+ meluncurkan serial horor POTE di CGV FX Sudirman, Jakarta, pada tanggal 19 September 2026.
  • Lima dokter muda yang meneliti wabah di Pulau Marunda harus menghadapi kutukan mematikan dari entitas POTE.
  • Serial delapan episode hasil kolaborasi dengan Unlimited Production ini dibintangi oleh aktris Audi Marissa.

Suara.com - VISION+ kembali menghadirkan serial horor terbaru bertajuk POTE. Mengusung genre horor, drama, dan thriller, serial yang terdiri dari delapan episode ini membawa mitologi supernatural baru dengan sebuah aturan sederhana yang berujung mematikan.

Serial POTE diperkenalkan dalam jumpa pers yang digelar di CGV FX Sudirman, Jakarta, Sabtu, 19 September 2026. Deputy CEO VISION+ dan CEO V+Short Clarissa Tanoesoedibjo mengatakan, serial tersebut menjadi bagian dari upaya VISION+ menghadirkan cerita horor dengan konsep dan mitologi yang berbeda.

“Melalui POTE, kami ingin memperkenalkan IP baru VISION+ dengan konsep horor yang memiliki mitologi dan aturan tersendiri. Berkolaborasi dengan Unlimited Production, kami menghadirkan cerita yang tidak hanya mengandalkan sosok supranatural, tetapi juga membangun ketegangan melalui sebuah aturan sederhana yang membuat penonton ikut merasa terlibat," ujar Clarissa Tanoesoedibjo.

"Kami berharap POTE dapat menjadi IP baru yang kuat dan memberikan warna berbeda bagi genre horor Indonesia, sekaligus menghadirkan pengalaman menonton yang seru, menegangkan, dan penuh rasa penasaran bagi penonton VISION+,” sambungnya lagi.

Mengambil latar di Pulau Marunda, POTE bercerita tentang lima dokter muda yang datang untuk membantu warga yang terserang wabah misterius. Namun, misi medis tersebut justru membawa mereka pada rahasia kelam yang selama ini tersimpan di pulau tersebut.

Clarissa mengatakan, POTE terinspirasi dari cerita rakyat mengenai orang Pote atau orang putih yang berasal dari Pulau Bawean, Jawa Timur. Sosok tersebut kemudian dikembangkan menjadi bagian penting dalam cerita dengan menghadirkan teror yang tidak berhenti pada kemunculan makhluk supernatural.

"Jadi memang yang membedakan si hantu ini atau makhluk ini dengan hantu-hantu yang lain bukan hanya penampakan tapi dampak setelah penampakan itu gitu. Ketika mereka berhadapan dengan si Pote ini akan ada musibah," beber Clarissa.

"Jadi sekilas ceritanya tadi memang sebuah tim medis datang ke pulau gitu ya, mereka berusaha untuk membantu rakyat di sana, tapi the plot twist is they have to save themselves, right? in the end. Kami berharap bahwa cerita ini juga bisa mewakilkan rakyat di sana, tapi juga bisa menghibur," tambahnya.

Dalam cerita, sosok Cornelius dikatakan bangkit sebagai POTE. Dia adalah entitas pendendam membawa kutukan yang menjadi kunci dari teror yang berlangsung sepanjang serial.

Siapa pun yang menyaksikan kematian seseorang akan menjadi target berikutnya. Aturan tersebut kemudian menciptakan rantai kematian yang membuat para karakter harus mencari cara untuk menghentikan kutukan sebelum semakin banyak korban berjatuhan.

Sarah, seorang dokter muda yang awalnya skeptis terhadap hal-hal mistis, menjadi salah satu karakter yang harus menghadapi situasi tersebut. Ia mulai berhadapan dengan kejadian-kejadian yang tidak dapat dijelaskan melalui ilmu medis.

Sarah kemudian bekerja sama dengan Keira, dokter yang memiliki kemampuan indigo. Keduanya berusaha mengungkap misteri POTE sekaligus mencari cara untuk memutus rantai kutukan yang terus berkembang.

Bagi Audi Marissa yang karakternya ini menjadi pengalaman pertamanya membintangi serial horor. Ia melakukan sejumlah persiapan untuk memahami karakter yang dimainkan sekaligus membangun chemistry dengan para pemain lainnya.

"Cara mendalami karakternya pastinya kan kita ada proses reading. Kita mendalami karakter satu sama lain, terus juga pengenalan karakter juga karena kan kita ini satu tim, otomatis kita harus bangun chemistry juga," beber Audi.

Selain mendalami karakter, Audi juga harus mempelajari sejumlah istilah medis yang digunakan dalam cerita. Hal tersebut dilakukan karena karakter Sarah merupakan seorang dokter.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com