- Film biopik Djamin Setia Selamanya garapan sutradara Rako Prijanto dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
- Produksi Erjege Pictures ini menceritakan perjalanan hidup pahlawan nasional Djamin Ginting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
- Aktor Rafi Sudirman dan aktris Claresta Taufan didapuk sebagai pemeran utama dalam film biopik tersebut.
Suara.com - Sosok Djamin Ginting kembali diperkenalkan lewat layar lebar. Kali ini, perjalanan hidup pejuang asal Tanah Karo tersebut menjadi cerita utama dalam film biopik Djamin Setia Selamanya yang disutradarai Rako Prijanto dan dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Bagi Rako, kisah Djamin bukan sekadar cerita tentang perang atau perjuangan masa lalu. Ada keberanian seorang anak muda dalam mengambil keputusan di tengah situasi yang menentukan masa depan bangsa.
"Saya tertarik mengangkat kisah Djamin Ginting karena beliau membuktikan bahwa seorang pemuda biasa dengan keberanian dan pemikiran visioner mampu mengubah sejarah," kata Rako Prijanto dalam pernyataannya yang diterima Suara.com pada Jumat, 25 September 2026.
"Saya berharap Djamin Setia Selamanya tidak hanya menjadi tontonan sejarah, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil keputusan dan menjadi bagian dari perubahan," sambungnya lagi.
Film produksi Erjege Pictures ini membawa cerita Djamin Ginting dari masa mudanya hingga keterlibatannya dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Djamin lahir di Desa Suka, Tanah Karo, pada 12 Januari 1921.
Ia sempat mengenyam pendidikan di Handelsschool sebelum bergabung sebagai perwira Gyugun pada masa pendudukan Jepang. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dalam perjalanan Djamin sebelum akhirnya terlibat langsung dalam perjuangan setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.
Selepas 1945, Djamin ikut membangun kekuatan Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Kabanjahe. Ia kemudian memimpin perjuangan di sejumlah wilayah, termasuk Medan Area, Tanah Karo, Langkat hingga Aceh.
Namun, film ini tidak hanya memperlihatkan Djamin dari sisi seorang pemimpin di medan perang. Kehidupan pribadi dan orang-orang terdekatnya juga mendapat tempat dalam cerita.
Salah satunya adalah Likas Tarigan, perempuan yang menjadi pasangan Djamin sekaligus sosok yang memberikan dukungan di tengah perjalanan perjuangannya. Selain itu, persahabatan Djamin dengan Kadir Saragih, Selamat Ginting dan Jacob Waas turut menjadi bagian penting dalam cerita.
Untuk menghidupkan karakter Djamin, Rafi Sudirman dipercaya menjadi pemeran utama. Rafi beradu peran dengan Claresta Taufan yang memainkan Likas Tarigan.
Sementara itu, Chicco Kurniawan berperan sebagai Kadir Saragih, Jourdy Pranata sebagai Selamat Ginting, dan Marcell Darwin sebagai Jacob Waas.
Pemeran lainnya adalah Unique Priscilla sebagai Tidang Tarigan, Teddy Syach sebagai Lantak Ginting, Arla Ailani sebagai Sarita, serta Sulthan Hamonangan sebagai Ucok.
Bagi Riahna Djamin Ginting, putri Djamin Ginting yang juga bertindak sebagai Executive Producer, kehadiran film ini memiliki makna yang lebih personal. Film tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada sang ayah sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan sisi lain Djamin kepada generasi yang lebih muda.
"Bagi saya, Djamin Setia Selamanya bukan sekadar sebuah film, melainkan penghormatan untuk ayah saya yang telah mengabdikan hidupnya bagi Indonesia. Saya berharap generasi Z dan Milenial dapat melihat bahwa setiap perubahan besar selalu dimulai dari keberanian anak muda yang peduli, berani bersuara, dan berani mengambil tindakan," ujar Riahna Djamin Ginting.
"Semoga kisah Djamin Ginting mampu menginspirasi lahirnya semangat yang sama di generasi hari ini," tambahnya.
Seperti diketahui, Djamin Ginting kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2014. Namanya juga diabadikan sebagai nama salah satu ruas jalan yang menghubungkan Kota Medan dengan kawasan Tanah Karo.