Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Sabtu, 26 September 2026 | 08:25 WIB
Guruh Soekarnoputra (tengah) di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (4/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada Sabtu, 26 September 2026.
  • Seniman dan politikus berusia 73 tahun tersebut merupakan putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati.
  • Almarhum dikenal melalui karya seni budaya tradisional-modern serta kiprah panjangnya sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan.

Suara.com - Kabar duka datang dari dunia seni dan politik Indonesia setelah Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026.

Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati tersebut mengembuskan napas terakhir di RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada usia 73 tahun.

Guruh dikenal sebagai seniman dengan kiprah panjang di bidang musik, tari, koreografi, dan seni pertunjukan.

Di luar dunia seni, ia juga terjun ke politik dan pernah menjadi anggota DPR RI dari partai yang kemudian menjadi bagian dari perjalanan politik PDI Perjuangan.

Kepergian Guruh meninggalkan perjalanan panjang dalam perkembangan seni dan budaya Indonesia selama lebih dari lima dekade.

Namanya tidak hanya dikenal sebagai putra Soekarno, tapi juga melalui berbagai karya dan pertunjukan yang memadukan unsur tradisional dengan eksplorasi musik serta seni modern.

Berikut rangkuman kiprah Guruh Soekarnoputra dari masa kecil, dunia musik dan seni pertunjukan, hingga keterlibatannya di dunia politik.

Profil dan Jejak Karier Guruh Soekarnoputra

Guruh Soekarnoputra memberikan dukungan langsung di pertunjukan Camp Broadway Indonesia yang berlangsung di Galeri Indonesia Kaya, Sabtu (19/7/2025). [dokumentasi pribadi]

Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Ia merupakan anak bungsu Soekarno dan Fatmawati serta adik Megawati Soekarnoputri.

Kecintaan Guruh terhadap seni telah terlihat sejak masih kecil. Ia mulai mempelajari berbagai tari tradisional, termasuk tari Jawa, Sunda, dan Bali, ketika berusia sekitar lima tahun.

Selain menekuni tari, Guruh juga belajar memainkan piano dan membentuk Band Bocah ketika masih kanak-kanak. Saat beranjak remaja, ia membentuk kelompok musik The Beat G pada 1965.

Guruh kemudian semakin aktif mengembangkan seni pertunjukan yang memadukan berbagai unsur kebudayaan Indonesia.

Nama Guruh juga melekat dengan grup musik Guruh Gipsy yang dibentuk bersama sejumlah musisi, termasuk Chrisye.

Kelompok tersebut menghasilkan album "Guruh Gipsy" pada 1977 dan dikenal melalui eksplorasi musik yang memadukan unsur musik modern dengan nuansa tradisional Indonesia.

Karya dan eksplorasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Guruh dalam memperkenalkan bentuk baru dalam musik Indonesia. Ia terus menghasilkan karya seni pertunjukan sekaligus mengangkat unsur budaya Nusantara melalui berbagai proyeknya.

Setelah puluhan tahun berkarya di dunia seni, Guruh juga mengikuti jejak keluarga besarnya dengan terjun ke politik. Ia tercatat mulai menjadi anggota DPR pada 1992 melalui Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com