Suara Ashilla Sikado Diduga Muncul di Film AIN Tanpa Izin, Ini Klarifikasi MVP Pictures

Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:34 WIB
Poster Film Ain (Instagram/filmain.official)
BACA 10 DETIK
  • MVP Pictures membantah terlibat dalam penggunaan suara Ashilla Sikado tanpa izin pada film AIN di Netflix.
  • Kreator konten Ashilla Sikado menemukan suaranya dari video 2020 dipakai dalam film AIN tanpa izin.
  • MVP Pictures menyatakan Manara Films adalah rumah produksi yang bertanggung jawab penuh atas pembuatan film tersebut.

Suara.com - MVP Pictures membantah terlibat dalam proses penggunaan rekaman suara yang dipermasalahkan dalam film AIN. Perusahaan menegaskan posisinya hanya sebagai distributor film dan tidak terlibat dalam proses produksi maupun pascaproduksi.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul unggahan kreator konten Ashilla Sikado di Threads yang mengaku menemukan suaranya digunakan sebagai latar audio dalam film AIN yang tayang di Netflix.

Ashilla menyebut suara tersebut berasal dari video konten Bacotan Makeup yang dibuatnya pada 2020.

Melalui pernyataan resminya, MVP Pictures menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam film tersebut terbatas pada distribusi.

Dengan demikian, proses pemilihan, penggunaan, hingga perizinan rekaman suara dan elemen kreatif lainnya bukan menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan.

"MVP Pictures bertindak semata-mata sebagai distributor Film AIN dan tidak terlibat dalam proses produksi maupun pascaproduksi film tersebut, termasuk dalam proses pemilihan, penggunaan, maupun perizinan rekaman suara dan elemen kreatif lainnya yang digunakan dalam film," demikian pernyataan MVP Pictures dalam surel yang diterima Suara.com.

Perusahaan juga menunjuk Manara Films sebagai rumah produksi yang bertanggung jawab atas seluruh proses pembuatan film tersebut, termasuk tahap pascaproduksi.

Sehubungan dengan persoalan penggunaan materi dalam film, MVP Pictures mengimbau pihak yang merasa memiliki keberatan atau tuntutan agar berkoordinasi langsung dengan Manara Films.

"Seluruh proses produksi dan pascaproduksi Film AIN merupakan tanggung jawab penuh Manara Films selaku rumah produksi yang memproduksi film tersebut," lanjut pernyataan tersebut.

MVP Pictures turut menyebut Manara Films telah menyampaikan klarifikasi tertulis melalui media sosial mengenai peran masing-masing pihak dalam film AIN.

Perusahaan menyatakan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di industri perfilman Indonesia.

Sebelumnya, Ashilla Sikado mengungkapkan temuannya setelah menonton film AIN di Netflix. Ia menyadari adanya kemiripan suara dalam bagian awal film yang menampilkan visual sejumlah kreator konten.

Ashilla kemudian mencocokkan audio tersebut dengan video Bacotan Makeup yang diunggahnya pada 2020. Ia mengklaim suara yang digunakan dalam film itu memang berasal dari konten lamanya.

Melalui unggahannya, Ashilla juga menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah dihubungi untuk dimintai izin terkait penggunaan suara tersebut.

"Nggak ada yang pernah hubungin aku soal minta izin suara aku bakal dipake di film AIN ini," tulis Ashilla dalam unggahannya di Threads.

Ia pun mempertanyakan prosedur penggunaan materi milik kreator konten dalam sebuah produksi film, terutama apabila materi tersebut digunakan tanpa pemberitahuan atau persetujuan dari pemiliknya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com