GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:38 WIB
GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api. [Instagram]
BACA 10 DETIK
  • Trio komika Rigen, Rispo, dan Hifdzi membintangi film GJLS: Berapi-Api yang tayang pada 5 November 2026.
  • Film garapan GJLS tersebut menceritakan petugas pemadam kebakaran gagal yang menangani berbagai pelayanan masyarakat tidak biasa.
  • Produksi film layar lebar kedua ini memadukan unsur komedi, aksi, konspirasi kejahatan, serta musik dari Barasuara.

Suara.com - Trio komika Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir kembali meramaikan industri perfilman Indonesia melalui film GJLS: Berapi-Api yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 5 November 2026.

Film ini menjadi karya layar lebar kedua GJLS setelah debut mereka melalui GJLS: Ibuku Ibu-Ibu pada 2025.

Dalam film terbarunya, ketiga komika tersebut memerankan karakter yang berkaitan dengan profesi petugas pemadam kebakaran.

Namun, alih-alih menjalankan tugas penyelamatan dalam situasi kebakaran besar, mereka justru menghadapi berbagai persoalan pelayanan masyarakat yang tidak biasa.

Cerita film ini menampilkan ketiganya sebagai petugas yang dinilai gagal di akademi.

Mereka kemudian harus menangani beragam tugas, mulai dari membantu orang yang kepalanya tersangkut pagar hingga mengurus persoalan sehari-hari masyarakat.

Film GJLS: Berapi-Api tidak hanya mengandalkan komedi, tetapi juga menghadirkan unsur aksi dan pengungkapan konspirasi kejahatan.

Sejumlah nama turut terlibat dalam produksi film tersebut, di antaranya Carissa Perusset, Aurra Kharisma, dan Inayma.

Film ini juga menghadirkan musik orisinal dari grup musik rock Barasuara.

Sebelumnya, GJLS memulai debut layar lebar melalui film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu yang dirilis pada Juni 2025.

Film tersebut mengangkat persoalan perebutan rumah kos dan warisan keluarga, dengan melibatkan sejumlah aktor, termasuk Bucek Depp dan Luna Maya.

Kisah dalam film debut itu turut menyinggung persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti tekanan finansial, pinjaman online, dan tuntutan untuk menikah muda.

Cerita tersebut menggabungkan komedi dengan konflik keluarga dan persoalan kehidupan sehari-hari.

GJLS sendiri awalnya dikenal melalui konten audio visual dan podcast yang menampilkan percakapan spontan antara ketiga anggotanya.

Nama GJLS merupakan singkatan dari Gak Jelas. Rigen, Rispo, dan Hifdzi juga dikenal sebagai komika yang tumbuh melalui panggung stand-up comedy di Indonesia.

Karakter ketiganya yang berbeda menjadi bagian dari dinamika komedi mereka.

Rigen dikenal dengan pembawaan ekspresif dan emosional, Rispo dengan celetukan yang mengandalkan logika terbalik, sedangkan Hifdzi kerap menghadirkan humor melalui ekspresi dan unsur musikal.

Melalui film kedua ini, GJLS membawa gaya komedi yang sebelumnya dikenal melalui konten digital ke dalam cerita layar lebar dengan cakupan genre yang lebih luas.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com