Suara.com - Proyek jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jakarta, Kamis (30/3). Badan Direksi Eksekutif Bank Dunia menyetujui pinjaman tambahan senilai 200 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,6 triliun untuk mendukung investasi infrastruktur oleh sektor swasta di Indonesia. Saat ini, Indonesia menghadapi kekurangan pendanaan infrastruktur sekitar 60 miliar dollar AS per tahun. Negara juga mengalami kerugian setara lebih dari satu persen PDB akibat kurangnya investasi infrastruktur. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027
Bisnis | 09:26 WIB