Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:00 WIB
Orang tua dari pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menunggu anaknya yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]
Orang tua dari pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menunggu anaknya yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]
Petugas kesehatan memeriksa infus pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) saat perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]
Petugas kesehatan memeriksa kondisi pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]

Suara.com - Orang tua dari pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menunggu anaknya yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan temuan kasus ISPA dampak kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada September 2026 mencapai 52.483 kasus.

Kasus ISPA di Sumsel pada September meningkat 5.463 kasus dibandingkan Agustus yang mencapai 47.020 kasus. Sementara pada 1–9 Oktober 2026, Dinkes Sumsel kembali mencatat 11.359 kasus ISPA di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

Dinkes Sumsel telah membuka posko kesehatan gratis di empat titik untuk menangani dampak kabut asap. Posko tersebut menyediakan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, tabung oksigen, dan masker bagi masyarakat. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com