Mahakarya Singhasari Dipamerkan di Galeri Prajnaparamita Museum Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:47 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha melihat Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan sambutan meresmikan Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha meresmikan Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Arca Prajnaparamita yang ada di Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Arca Prajnaparamita yang ada di Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Arca Prajnaparamita yang ada di Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Arca Prajnaparamita yang ada di Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat arca Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha melihat Galeri Prajnaparamita usai diresmikan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). Galeri tersebut yang secara khusus menampilkan arca Prajnaparamita yang merupakan salah satu mahakarya seni klasik Indonesia dari era Kerajaan Singhasari.

Arca Prajnaparamita ditemukan di kawasan Percandian Singhasari dan diperkirakan berasal dari akhir abad ke-13. Arca menggambarkan sosok dewi dalam posisi meditasi vajraparyanka dengan kedua tangan membentuk dharmacakramudra.

Keberadaan bunga teratai yang menyangga Sutra Prajnaparamita menjadi salah satu penanda identitas arca. Detail mahkota, perhiasan, dan motif busana menunjukkan tingginya pencapaian seni keagamaan pada masa Raja Kertanagara.

Galeri Prajnaparamita juga mengusung konsep inklusif dengan menyediakan buku taktil dalam huruf braille, objek timbul edukatif, serta miniatur arca yang dapat disentuh dan menggunakan warna kontras bagi pengunjung low vision.

Galeri Prajnaparamita berada di Lantai Ground Gedung B Museum Nasional Indonesia. Museum buka Selasa-Kamis pukul 08.00-16.00 WIB dan Jumat-Minggu pukul 08.00-20.00 WIB. Penyandang disabilitas dan satu pendamping mendapat tiket masuk gratis. [Suara.com/Alfian Winanto]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com