Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:00 WIB
Ketua Umum IKAPI Arys Hilman (kedua kiri) bersama Sekretaris Jenderal AKSI Ecky Mosmarth (kiri) dan Innovation Consultant Yoris Sebastian (kedua kanan) menyampaikan pemaparan dalam Bincang Literaia yang merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Literaia 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Umum IKAPI Arys Hilman (kedua kiri) bersama Sekretaris Jenderal AKSI Ecky Mosmarth (kiri) dan Innovation Consultant Yoris Sebastian (kedua kanan) menyampaikan pemaparan dalam Bincang Literaia yang merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Literaia 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Umum IKAPI Arys Hilman (kedua kiri) bersama Sekretaris Jenderal AKSI Ecky Mosmarth (kiri) dan Innovation Consultant Yoris Sebastian (kedua kanan) menyampaikan pemaparan dalam Bincang Literaia yang merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Literaia 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Advokat dan praktisi hukum kekayaan intelektual, Ari Juliano Gema menyampaikan pemaparan dalam Workshop Literaia: Kontrak Sehat, Karya Selamat yang merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Literaia 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Advokat dan praktisi hukum kekayaan intelektual, Ari Juliano Gema menyampaikan pemaparan dalam Workshop Literaia: Kontrak Sehat, Karya Selamat yang merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Literaia 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Umum IKAPI Arys Hilman (kedua kiri) bersama Sekretaris Jenderal AKSI Ecky Mosmarth (kiri) dan Innovation Consultant Yoris Sebastian (kedua kanan) menyampaikan pemaparan dalam Bincang Literaia yang merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Literaia 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Kementerian Ekonomi Kreatif menggelar diskusi yang membahas mengenai peluang karier dan bisnis di industri buku dan komik termasuk mengenai pengembangan agensi buku, strategi membawa komik lokal ke pasar digital internasional.

Serta peluang penulis Indonesia untuk bersaing di pasar global. Selain itu, mereka juga membahas aspek hukum dalam kontrak penerbitan, adaptasi, dan merchandising, termasuk pemahaman hak penulis dan penerbit dalam perlindungan karya dan kepentingan mereka.

Festival Literaia 2026 juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi karya literasi menjadi berbagai produk kreatif, seperti film, animasi, gim, dan komik digital, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan perluasan pasar bagi kekayaan intelektual Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com