Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Senin, 19 Oktober 2026 | 09:00 WIB
Warga berdoa di hadapan Gunung Gamalama sebelum berziarah ke zere (makam keramat) di puncak gunung tersebut dalam ritual adat Fere Kie di Ternate, Maluku Utara, Minggu (18/10/2026). [ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye]
Warga berdoa di hadapan Gunung Gamalama sebelum berziarah ke zere (makam keramat) di puncak gunung tersebut dalam ritual adat Fere Kie di Ternate, Maluku Utara, Minggu (18/10/2026). [ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye]
Perangkat Bobato Akhirat Kesultanan Ternate (kanan) berziarah ke zere (makam keramat) di puncak Gunung Gamalama dalam ritual adat Fere Kie di Ternate, Maluku Utara, Minggu (18/10/2026). [ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye]
Perangkat Bobato Akhirat Kesultanan Ternate (depan) bersama warga menuju zere (makam keramat) di puncak Gunung Gamalama dalam ritual adat Fere Kie di Ternate, Maluku Utara, Minggu (18/10/2026). [ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye]
Sejumlah perangkat Bobato Akhirat Kesultanan Ternate (kanan) berziarah ke zere (makam keramat) di puncak Gunung Gamalama dalam ritual adat Fere Kie di Ternate, Maluku Utara, Minggu (18/10/2026). [ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye]

Suara.com - Warga berdoa di hadapan Gunung Gamalama sebelum berziarah ke zere (makam keramat) di puncak gunung tersebut dalam ritual adat Fere Kie di Ternate, Maluku Utara, Minggu (18/10/2026).

Ritual tahunan yang diikuti warga Marikurubu, Moya, dan komunitas Fere Kie dengan mendaki Gunung Gamalama tersebut digelar untuk memohon perlindungan Tuhan agar Ternate terhindar dari berbagai bencana alam serta memohon keselamatan bagi masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaannya, warga bersama perangkat Bobato Akhirat Kesultanan Ternate mendaki Gunung Gamalama menuju zere di puncak gunung. Prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi dan kearifan lokal yang diwariskan masyarakat Ternate.

Fere Kie juga memiliki makna spiritual dalam kehidupan masyarakat Ternate. Tradisi mendaki gunung tersebut dipimpin juru kunci dan disertai doa, sementara keberadaan zere di puncak Gamalama menjadi bagian penting dalam rangkaian ziarah masyarakat setempat. [ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com