Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:25 WIB
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (kanan) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres (kiri) berjabat tangan setibanya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19/10/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (kanan) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres (kiri) menyampaikan keterangan usai kunjungannya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19/10/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan paparannya saat kunjunggannya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19/10/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyampaikan paparannya saat kunjungan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19/10/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan paparannya saat kunjunggannya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19/10/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (kanan) menyaksikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres (kiri) menandatangani buku tamu saat kunjungannya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19/10/2026).  [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]

Suara.com - Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (kanan) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres (kiri) berjabat tangan setibanya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda hari terakhir kunjungan kerja Guterres di Indonesia. Sebelumnya, Guterres bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, untuk membahas penguatan kerja sama multilateral, reformasi sistem PBB, perubahan iklim, serta situasi Palestina.

Di Kemlu, Guterres menghadiri Foreign Policy Circle Talks bertajuk “Eight Decades of the United Nations: What’s Next?”. Forum itu menjadi kesempatan membahas masa depan multilateralisme dan tantangan global setelah delapan dekade berdirinya PBB.

Dalam kunjungannya, Guterres juga mendatangi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI di Sentul, Bogor. Ia mengapresiasi kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian PBB dan memberikan penghormatan kepada 50 personel Indonesia yang gugur saat bertugas di bawah bendera PBB. [ANTARA FOTO/Fauzan/YU]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com