Hotman Paris Hutapea, seorang pengacara terkenal yang akrab di telinga banyak orang. Ia terkenal sebagai seorang pengacara yang sangat kaya dengan gaya hidupnya yang unik dan glamor.
Gaya hidup Hotman Paris selalu menarik perhatian publik karena sering terlihat bersama wanita cantik dan menggunakan barang-barang mewah yang mencolok.
Raffi Ahmad menyatakan bahwa kekayaan Hotman Paris diperkirakan mencapai Rp4,5 triliun. "Rp4,5 triliun adalah jumlah yang sangat besar, bang," ujar Raffi.
Mendengar pernyataan Raffi Ahmad, Hotman Paris tidak membantahnya.
"Aku tidak pernah menghitungnya, itu hanya perkiraan orang, no comment saja. Bisa benar, bisa juga tidak. Karena dalam bisnis properti, kita tidak tahu berapa harga jualnya," ujar pria yang memiliki tiga anak tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Raffi Ahmad juga mengungkap bahwa Hotman Paris memiliki 200 ruko, 500 unit apartemen dan rumah, serta 12 vila dan hotel mewah.
Selain itu, Hotman Paris juga memiliki mobil Ferrari senilai Rp4,5 miliar, Bentley Mulsanne senilai Rp10 miliar, dan dua unit Lamborghini senilai Rp15,5 miliar.
Namun, kesuksesan Hotman Paris saat ini tidak didapatkan dengan mudah. Dalam perjalanan kariernya, terungkap bahwa ia pernah mengalami masa sulit bahkan hingga berpikir untuk mengakhiri hidupnya.
Setelah lulus dari Universitas Katolik Parahyangan, Hotman Paris bekerja di beberapa kantor pengacara, termasuk kantor pengacara yang dimiliki oleh OC Kaligis dan Adnan Buyung Nasution.
Suatu hari, setelah keluar dari kantor pengacara Adnan Buyung, Hotman Paris memutuskan untuk mengikuti pendidikan di Bank Indonesia setelah mendapat tawaran dari Profesor Subekti, Dekan Fakultas Hukum Universitas Parahyangan.
"Di Bank Indonesia, itulah saat saya menghadapi depresi yang sangat dalam, bahkan hampir mencoba bunuh diri dengan minum obat serangga," kata Hotman.
Hotman menceritakan bahwa di Bank Indonesia, ia bertemu dengan banyak orang cerdas yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda, dan mereka mempelajari pelajaran yang sangat sulit.
Karena pelajarannya yang sangat sulit, lama kelamaan Hotman mulai membolos dari kelas, dan akibatnya ia merasa semakin tidak paham dengan materi yang diajarkan.
Hal ini membuat Hotman Paris merasa frustrasi karena tidak dapat mengikuti pelajaran dengan baik, dan selalu menjadi sasaran ejekan dari teman-temannya di sekolah.
Setelah menjalani pendidikan selama 9 bulan dengan rasa depresi dan tekanan yang tinggi, akhirnya Hotman Paris memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI