/
Kamis, 06 April 2023 | 06:55 WIB
CPPPK Guru Kab Tasikmalaya Bersama Disdik. Ajuan Perubahan CPPPK Belum tentu disetujui semua.(garut.suara.com/Seno)

SUARA GARUT - Usulan perubahan penempatan tugas Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) guru terus berdatangan ke Meja Dirjen GTK Kemendikbudristek.

Usulan tersebut dilakukan setelah terbangun kordinasi antara daerah dengan pihak kemendikbudristek terkait ajuan perubahan penempatan CPPPK Guru.

Pantauan garut.suara.com, dari berbagai daerah khusunya wilayah Jawa Barat setidaknya ribuan CPPPK guru mendapatkan penempatan tidak proporsional.

Di Kabupaten Garut, setidaknya terdata seribu lebih CPPPK yang diusulkan untuk mendapatkan perubahan penempatan.

Sementara yang paling sedikit diusulkan oleh daerah terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, yakni 6 - 7 CPPPK Guru.

Pihak BKPSDM Tasikmalaya menyebutkan, penempatan tugas itu merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Meski begitu, BKPSDM memberikan ruang secara terbuka kepada calon pegawai ASN untuk mengajukan usulan perubahan penempatan.

Akan tetapi berdasarkan hasil kajian, analisis, serta kordinasi bersama instansi terkait, terdapat 6 - 7 CPPPK yang berpotensi mendapatkan perubahan penempatan.

"Kami belum menyebarkan data itu, pasalnya takut tidak di setujui oleh Kemendikbudristek," kata salah seorang pegawai Pemkab

Baca Juga: Soal Polemik Brigjen Endar, Firli Bahuri Dinilai Lakukan Pelanggaran Undang-undang KPK

Salah satu kriteria yang diusulkan untuk di ubah penempatanya, adalah yang mengalami penumpukan guru ASN serta tidak porposional.

"Tujuh orang CPPPK Guru yang terjaring akan semaksimal mungkin diperjuangkan," katanya.

Terpisah salah satu pegawai Kemendikbudristek Ibnu saat dikonfirmasi garut.suara.com, pada Kamis, (06/04/2023) menyebutkan belum tentu usulan tersebut dapat disetujui seluruhnya.

Dia mengakui beberapa daerah telah melakukan kordinasi bersama Kemendikbudristek. "kami tengah menyiapakan itu," kata Ibnu.

Akan tetapi tidak mesti semua usulan dapat dikabulkan, pihaknya akan tetap meninjau ulang terhadap kebutuhan disekolah masing-masing.

"Kami akan umumkan hasil perubahan ini setelah pengumuman hasil sanggahan 9 April mendatang," pungkasnya.(*)

Load More